Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sombong yang Sebenarnya adalah Menolak Kebenaran dan Meremehkan Orang

Sarah Nurjannah , Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2020 |05:57 WIB
Sombong yang Sebenarnya adalah Menolak Kebenaran dan Meremehkan Orang
Ilustrasi sombong. (Foto: Unsplash)
A
A
A

MANUSIA hidup berdampingan satu dengan yang lainnya, tak jarang timbul konflik antara satu dengan lainnya. Namun sebagai Muslim hendaklah bijak dan bersikap tenang dalam menghadapi sebuah situasi yang sulit.

Jika merasa kesal dengan sesuatu, sebaiknya jangan bersikap sombong. Sikap sombong merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Kisah Nabi Yakub Sembuh dari Katarak Sempat Diteliti Ilmuwan, Hasilnya Mencengangkan

Dalam sebuah hadis dijelaskan mengenai sifat kesombongan. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Ia bertanya mengenai apa itu sombong yang sebenarnya, kemudian Nabi menjawabnya.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Artinya: "Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi." Ada seseorang yang bertanya, "Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?" Beliau menjawab, "Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain." (HR Muslim Nomor 91)

Terkait hal tersebut, Ustadz Dr Khalid Basalamah mengungkapkan bahwasanya ada manusia yang terhina karena sebuah kesalahannya dari orang lain. Kemudian ia membalasnya dengan menindas atau meremehkan orang lain tersebut. Maka kategori orang ini juga merupakan orang-orang yang sombong.

"Jadi kalau ada orang yang merasa dirinya terhina gara-gara dia salah, kemudian akhirnya dia menindas orang tersebut, maka ini kezaliman. Inilah kesombongan," jelas Ustadz Khalid, dikutip dari akun Youtube-nya Khalid Basalamah Official, Sabtu (25/7/2020).

Ulama kelahiran Makassar ini juga mengatakan bahwa sombong merupakan salah satu bentuk dari kemaksiatan manusia. Tidak hanya itu, melainkan maksiat yang paling pertama dimaksiati adalah sikap sombong yang dicontohkan oleh iblis kepada Nabi Adam Allaihissalam sewaktu Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan makhluknya untuk tunduk bersujud kepada Nabi Adam.

"Dan maksiat yang paling pertama dimaksiati Allah Ssubhanahu wa ta'ala adalah kesombongan. Di mana iblis sombong, tidak mau bersujud kepada Nabi Adam. Ia membangkang, Allah mengatakan, 'Iblis itu menolak, dan sombong," ungkap Ustadz Khalid.

Baca juga: 5 Peristiwa Penting di Bulan Dzulhijjah, Kakbah Dibangun hingga Nabi Adam Diampuni

Kemudian terjadi dialog antara Allah Subhanahu wa ta'ala dengan iblis. "Mengapa kau tidak bersujud dengan wujud yang Aku ciptakan dari kedua telapak tangan-Ku?"

Dengan sombongnya iblis mengatakan, "Aku Lebih baik darinya. Aku terbuat dari api, sementara dia terbuat dari tanah."

"Oleh karena itu, akhirnya Allah Subhanahu wa ta'ala mengusir iblis dari langit," lanjut Ustadz Khalid.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement