5 Peristiwa Penting di Bulan Dzulhijjah, Kakbah Dibangun hingga Nabi Adam Diampuni

Ade Naura, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 614 2251052 5-peristiwa-penting-di-bulan-dzulhijjah-kakbah-dibangun-hingga-nabi-adam-diampuni-HZeF63yRRb.jpg Kakbah di Masjidil Haram, Makkah (Foto Saudi Gazette)

DZULHIJJAH adalah bulan mulia dalam Islam. Sangat dianjurkan memperbanyak ibadah seperti berpuasa, berhaji, berzikir, Sholat Idul Adha hingga berkurban. Ini tak lepas dari banyaknya peristiwa besar dalam sejarah Islam terjadi di bulan ini.

Peristiwa penting itu menuai banyak hikmah dan beberapa di antaranya kemudian disyariatkan dalam Islam seperti berkurban.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut lima peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi di bulan Dzulhijjah.

1. Diampuninya Dosa Nabi Adam

Nabi Adam dan Hawa dikeluarkan dari surga oleh Allah SWT lalu dibuang ke bumi, karena memakan buah khuldi yang terlarang akibat godaan iblis. Keduanya merupakan manusia pertama di bumi yang keturunannya kini menjadi penghuni dunia.

Nabi Adam terus bermohon kepada Allah agar diampuni dosa. Diyakini bahwa tanggal 1 Dzulhijjah Allah mengampuni dosa Nabi Adam.

Baca juga: Alasan Kain Kiswah Kakbah Dinaikkan Setiap Mendekati Puncak Ibadah Haji

Pada awal Dzulhijjah disunnahkan berpuasa yang salah satu fadhilahnya adalah akan diampuni dosa-dosa seperti halnya Allah mengampuni dosa Nabi Adam.

2. Dikabulkannya Doa Nabi Yunus

Nabi Yunus ditelan oleh ikan paus raksasa setelah dilempar ke laut. Allah memberi mujizat kepadanya mampu bertahan dalam perut paus. Nabi Yunus terus berdoa dan berzikir kepada Allah dari dalam perut ikan, hingga doanya diterima oleh Allah.

Nabi Yunus kemudian dikeluarkan dari perut ikan. Peristiwa ini diyakini terjadi pada 2 Dzulhijjah.

Maka dari itu dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal kedua Dzulhijjah karena banyak fadhilahnya.

3. Nabi Ibrahim Menyembelih Ismail

Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah dalam mimpinya untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail. Setelah tiga malam bermimpi yang sama, Nabi Ibrahim akhirnya percaya bahwa itu memang perintah langsung dari Allah. Ini diyakini terjadi pada 9 Dzulhijjah.

Kemudian keesokannya Nabi Ibrahim menyembelih Ismail di sekitar Mina, Makkah. Karena keikhlasan Nabi Ibrahim dan Ismail, Allah memberikan kejutan yakni menggantikannya dengan seekor kibas atau domba.

Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih domba tersebut. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai kurban, ibadah yang sangat dianjurkan pada Idul Adha.

4. Pembangunan Kakbah

Nabi Ibrahim diperintahkan Allah membangun Kakbah diyakini pada bulan Dzulhijjah. Beliau dibantu putranya Nabi Ismail menyusun batu-batu kemudian jadi bangunan disebut Kakbah.

Kakbah di Baitullah merupakan rumah ibadah pertama di bumi yang sudah ada sejak sebelum Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah meninggikan bangunannya.

Ini sebagaimana firman Allah dalam Alquran Surah Al Baqarah ayat 127, yang artinya:

"Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail seraya berdo'a : Ya Tuhan kami terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Setelah membangun Kakbah, Allah memerintahkan Nabi Ismail beribadah sholat dan bertawaf mengelilingi Kakbah. Kemudian menyerukan orang-orang datang berhaji ke Baitullah.

5. Perintah untuk Wajib Berhaji

Puncak ibadah haji adalah pada 9 Dzulhijjah di mana jamaah dari seluruh dunia saat itu berwukuf di Arafah. Kemudian keesokannya dilanjutkan dengan mengerjakan rukun haji lainnya seperti melempar jamarah, bertawaf, sai, tahalul dan lainnya.

Ini tidak terlepas dari peristiwa yang terjadi pada bulan ini. Di mana Nabi Ibrahim diperintahkan menyerukan haji. Kemudian ibadah ini disempurnakan oleh Nabi Muhammad sebagai pedoman bagi umat manusia hingga akhir zaman.

Riwayat menyebutkan Nabi Muhammad menunaikan ibadah haji sekali seumur hidup pada bulan Dzulhijjah.

Pada tahun berikutnya, beliau memerintah Abu Bakar memimpin haji ke Makkah. Abu Bakr membawa rombongan dari Madinah 300 lelaki dan 20 ekor hewan kurban untuk disembelih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini