Yuk Berkunjung ke Masjid Ini, Kamu Bisa Kasih Makan Ikan Lho

Rifky Maulana Husain, Jurnalis · Minggu 26 Juli 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 615 2252329 yuk-berkunjung-ke-masjid-ini-kamu-bisa-kasih-makan-ikan-lho-Z53orEmPvk.jpg Masjid Ar Rahman, Pulau Gajah, Kota Bharu, Malaysia (Beritatvmalaysia.blogspot.com)

MASJID Ar Rahman di Pulau Gajah, Kota Bharu, Malaysia, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Arsitekturnya unik dan sekelilingnya adalah air. Sekarang, sekeliling masjid ini dilakukan budidaya ikan.

Wakil Menteri Pertanian dan Industri Makanan II Malaysia Datuk Che Abdullah Mat Nawi mengatakan, budidaya ikan sekeliling Masjid Ar Rahman merupakan proyek untuk meningkatkan sumber daya di bidang perikanan serta menetapkan proyek ini menjadi situs budidaya ikan kelantan pertama.

"Proyek perintis adalah upaya untuk meningkatkan sumber daya perikanan di negara," katanya seperti dilansir dari Bernama, Minggu (26/7/2020).

Baca juga: Laudya Chintya Bella hingga Ayana Moon, Ini 5 Seleb Cantik Berjilbab Bergo

Proyek ini juga merupakan inisitif dari Departemen Perikanan Malaysia untuk menjadikan budidaya ikan atau produksi di bidang perikanan tidak mengalami kepunahan.

Acara pelepasan ikan ke danau sekitar Masjid Ar Rahman dihadiri oleh Direktur Kelantan Perikanan Nazri Ishak; Anggota Majelis Negara Bagian Chempaka Ahmad Fathan Mahmood; dan Imam Masjid Hasan Mahmood, dan Che Abdullah. Merek melepaskan 20.000 nila dan 10.000 ikan barramundi ke danau.

Datuk Che Abdullah Mat Nawi juga menjelaskan, budidaya ikan tersebut akan dikelola oleh komite dari Masjid Ar Rahman.

Menurutnya potensi produksi ikan dalam 8 hingga 12 bulan akan menghasilkan sekitar 24 ton ikan.

Bagi peziarah Masjid Ar Rahman, akan dikasih paket makanan ikan yang nantinya bisa diberikan langsung kepada ikan-ikan di danau sekitar masjid.

"Semua yang mengunjungi Masjid Ar-Rahman akan diberi paket pelet makanan untuk memberi makan ikan," ujarnya.

“Insya Allah, keberhasilan implementasi kawasan ikan Masjid Ar Rahman akan menelurkan lebih banyak perkebunan di negara bagian ini. Bahkan, DOF sedang dalam proses mengidentifikasi situs potensial lainnya, ”tambahnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini