Muslimah Asal Singapura Bantu Warga Terdampak Covid-19 di Gunungkidul

Senin 27 Juli 2020 21:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 614 2253030 muslimah-asal-singapura-bantu-warga-terdampak-covid-19-di-gunungkidul-diy-Ptt4wcqXn7.JPG Ucapan terima kasih warga Gunungkidul, DIY kepada muslimah Singapura (Foto: KRjogja)

SEORANG muslimah asal Singapura, Hj Salimah menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak wabah virus corona atau Covid-19.

Ia dengan membagikan ratusan paket sembako di Kelurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Gunungkidul, DIY. 

Ketua Tim Moko Services, Tri Atmoko selaku distributor bantuan mengatakan, pembagian ratusan paket sembako merupakan kegiatan rutin setiap tahun menjelang hari raya Idul Adha yang dilakukan keluarga besar Hj Salimah.

“Sudah empat tahun keluarga besar Hj Salimah yang ada di Singapura membantu masyarakat di perkampungan khususnya di Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul,” kata dia dikutip dari laman KRjogja, Senin (27/7/2020).

Selain anggota DPRD Kulonprogo dari Dapil Samigaluh, Kalibawang dan Girimulyo, Suharto, penyerahan bantuan juga disaksikan Kapolsek Samigaluh AKP Heru Meiyanto dan dihadiri Lurah Ngargosari, Muhadi.

Baca juga: Berkurban, Pengobat Rindu ke Baitullah yang Tertunda

Khusus tahun ini ungkap Tri, bantuan difokuskan bagi warga terdampak langsung pandemi virus corona. Dalam proses mendapatkan bantuan sembako tersebut, Tim Kurban 2020 Moko Service mengajukan permohonan bantuan ke keluarga Hj Salimah melalui Prato Januri yang ada di negeri singa.

Sementara itu Suharto menyampaikan terima kasih kepada Tim Moko Services yang telah bersusah payah menjadi penghubung dengan umat muslim Singapura dalam hal ini Hj Salimah.

“Bantuan ratusan paket sembako sangat berarti bagi warga kami yang terdampak langsung pandemi virus corona. Kepedulian umat muslim Singapura telah meringankan beban warga kurang mampu,” tuturnya.

Diungkapkan, Prato Januri melalui pihaknya juga telah selesai membangun Pondok Pesantren Alfalah di Padukuhan Ngaliyan, Ngargosari, dengan fasilitas yang cukup lengkap. “Bangunan dua lantai tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp500 juta,” ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini