Beberapa ratus jamaah dilaporkan telah ada di Masjidil Haram dalam rombongan mereka kemarin, Rabu 29 Juli 2020, dengan dipandu oleh pemimpin rombongan mereka menempuh jalur khusus sesuai aturan yang diberlakukan.
Protokol kesehatan digencarkan dan diimplementasikan oleh Ketua Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta otoritas keamanan setempat.
Di antaranya yakni dengan mengalokasikan pintu keluar dan masuk khusus untuk setiap para rombongan jamaah haji untuk mencegah keramaian dan memastikan kelancaran pergerakan dan penerapan langkah-langkah jaga jarak sosial melewati uji efisiensi sejak hari pertama haji.
Pasukan Pertahanan Sipil telah meningkatkan kesigapan mereka di Mina untuk menerima para jamaah dimana mereka akan menghabiskan malam disana sebelum besoknya akan digiring menuju Gunung Arafah.
Baca juga: 6 Amalan Sunah di Hari Arafah, Nomor 5 Paling Ringan Dilakukan
Sementara itu, Keamanan Publik Saudi telah mengumumkan bahwa mereka telah menangkap 244 pelanggar pedoman haji yang berusaha memasuki situs-situs suci tanpa izin.
Seorang juru bicara berpesan kepada warga dan ekspatriat untuk mematuhi hukum dan instruksi terkait haji di tengah pandemi ini. Ia juga menekankan pasukan keamanan untuk lebih sigap memberlakukan penjagaan ketat di sekitar Makkah dan tempat suci lainnya.
Lebih lanjut, para pelanggar yang berhasil ditangkap tersebut akan terancam menerima denda hingga 10.000 Riyal atau setara Rp38 juta, dengan ketentuan peningkatan denda jika melakukan pelanggaran berulang.
(Rizka Diputra)