HARI Jumat adalah sayyidul ayyam, atau raja segala hari. Memiliki banyak sekali keutamaan, sehingga dianjurkan memperbanyak amal ibadah.
Diriwayatkan Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik hari yang matahari terbit pada hari itu ialah hari Jumat. Pada hari itulah Adam diciptakan dan pada hari itu pula ia dimasukkan dalam surga dan juga pada hari itulah ia dikeluarkan dari surga itu." (HR.Muslim)
Amalan hari Jumat merupakan amalan yang memiliki keutamaan tersendiri. Dalam banyak riwayat dikatakan tentang keutamaan hari Jumat. Amalan-amalan yang dilakukan pada hari itu bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
Baca juga: Dahsyatnya Hari Arafah, Pintu Langit Dibuka dan Semua Dosa Diampuni
Rasulullah SAW telah menganjurkan kaum muslimin untuk tidak melewatkan kemuliaan hari Jumat ini dengan melakukan beberapa amalan sunnah pada malam Jumat dan pada hari Jumat. Berikut ini merupakan amalan-amalan sunnah di hari jumat:
1. Sunah untuk membersihkan diri
Imam An-Nawawi mengatakan, “Imam Asy-Syafi’i dan para ulama Mazhab Syafi’iyah rahimahumullah menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan pada hari Jumat.” (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 1:287)
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat menyarankan laki-laki maupun perempuan untuk menjalani amalan sunah dengan cara membersihkan diri
• Disarankan untuk memotong kuku, dimulai dengan tangan kanan lalu dilanjutkan dengan tangan kiri kemudian pindah ke kaki.
• Untuk laki-laki disarankan mencukur kumis dan merapikan jenggot.
2. Membaca surat Al-Kahfi
Pahala membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, orang tersebut akan dinaungi cahaya kebaikan di antara dua Jum'at. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah memberinya sinar cahaya di antara dua Jum'at”. (HR. An Nasai dan Al Hakim)
Pendakwah kondang Ustadz Adi Hidayat meminta untuk tidak sekedar membaca saja, tetapi harus pahami juga arti dari surat tersebut.
“Dalam membaca itu mempunyai dua makna dalam bahasa arab, yang pertama hanya sekedar membaca, serta yang kedua untuk dipahami. Jika ada redaksi hadits meminta untuk membaca, umumnya itu memahami,” ujar Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah video ceramahnya.
Hadits riwayat Tirmidzi menyatakan membaca satu huruf dalam Alquran mendapat 10 kebaikan. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah (Alquran) maka baginya satu kebaikan, dan setiap satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat kebaikan yang sama dengannya, aku tidak berkata ‘alif laam miim’ satu huruf, akan tetapi ‘alif ’ satu huruf, ‘lam’ satu huruf, dan ‘mim’ satu huruf.” (HR. at-Tirmidzi, no. 2910).
“Banyak-banyak baca Alquran yang mudah-mudahan tertutup dengan pahala-pahala kemuliaan,” ujar Ustadz Adi Hidayat.