Menurutnya, ponpes tersebut telah mulai dibangun asrama dan kelas yang akan menampung santri-santri orangtua, bukan dari kalangan anak muda. Para santri nantinya akan dibekali ilmu agama agar memiliki bekal hidup untuk mencapai husnul khatimah.
Pesantren yang akan menanamkan nilai-nilai Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah ini menurut Kiai Abidin juga akan menjadi garda terdepan yang mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamin.
“Jadi tidak ada ajaran-ajaran yang mengarah pada radikalisme. Di sini adalah pesantren yang memerjuangkan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh para pendiri Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
(Rizka Diputra)