Ayah Ustadz Khalid Basalamah Meninggal Usai Terpapar Covid-19

Salman Mardira, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 614 2258952 ayah-ustadz-khalid-basalamah-meninggal-usai-terpapar-covid-19-RAI5hJqvG8.jpg Ustadz Khalid Basalamah (Ammar TV)

AYAH dari pendakwah kondang Ustadz Khalid Basalamah, KH Zeed Abdullah Basalamah meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 7 Agustus 2020 malam sekira pukul 23.30 Wita.

Khalid Basalamah mengatakan ayahnya terpapar Covid-19 sehingga pengurusan jenazah dan pemakamannya mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: 4 Peristiwa Besar Terjadi di Hari Jumat, Nomor Terakhir Paling Mengerikan 

“Karena covid-19, maka akan mengikuti prosedur, tidak bisa tidak,” kata Khalid dalam sebuah video yang beredar di media sosial seperti dikutip Okezone, Sabtu (8/8/2020).

Prosedur pertama, lanjut dia, akan dimandikan, dikafani dan disholati di rumah sakit.

“Kemudian tidak boleh ditunda, malam ini meninggal malam ini juga dimakamkan, maka saya akan mengimami sholat, bagi keluarga laki-laki yang mau datang silakan datang ke Rumah Sakit Wahidin (Sudirohusodo),” ujar Khalid.

Jenazah Zeed Basalamah dikuburkan di pemakaman khusus Covid-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dini hari tadi.

Khalid Basalamah mengaku dirinya sangat ingin sang ayah dikuburkan di pemakaman keluarga, tapi karena statusnya Covid-19 maka itu tidak bisa dilakukan.

Khalid yang tampak mengenakan masker dan face shild saat berbicara di depan kamera mengingatkan bahwa musibah dialaminya dan keluarga merupakan takdir Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Bagi orang beriman, rukun iman kelima itu beriman tentang hari kiamat dan ini satu paket dengan kematian, alam barzah, ada surga dan neraka,” ujarnya.

“Yang penting kita yakini sebagai orang beriman, ini adalah putusan Allah dan tugas kita adalah menerima sebagaimana kita menerima nikmat Allah yang berlimpah dengan bersyukur, kita juga menerima cobaan Allah dengan bersabar. Ini harus berimbang satu sama lain.”

Khalid Basalamah menegaskan keluarga tidak membuka untuk takziah atas meninggalnya sang ayah karena virus corona. “Ini protokolnya, kita tidak ingin (Covid-19) ini tersebar ke mana-mana.”

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini