Membangun Optimisme Hidup dengan Banyak Bersyukur atas Nikmat Allah

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 330 2259988 membangun-optimisme-hidup-dengan-banyak-bersyukur-atas-nikmat-allah-JhDvykloJ2.jpg KH Abdullah Gymnastiar (Foto: Instagram)

OPTIMIS merupakan karakter terpuji yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Dikembangkannya optimisme dalam diri seorang berarti memiliki rasa percaya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan diri sendiri, sehingga senantiasa berbaik sangka terhadap apapun yang dianugerahkan Allah dalam hidupnya.

Bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan pada kita dapat diwujudkan dengan senantiasa mengucap rasa syukur. Sebagaimana dalam Alquran juga berulang kali disebutkan kalimat-kalimat pujian kepada Allah.

Wujud rasa syukur kita harus diaplikasikan dalam kehiduapn sehari-hari. Tak hanya saat menerima nikmat atau kebahagiaan, namun juga dalam berbagai kondisi seperti dalam kondisi sulit ataupun sakit.

Baca juga: Ini Bacaan Istighfar Terbaik saat Pagi dan Petang, Balasannya Surga

“Teruslah memuji Allah dalam keadaan apapun, senang dan susah, sehat atau sakit, lapang atau sempit, kemudahan serta kesulitan. Karena pasti di balik kesulitan masih sangat banyak yang masih bisa kita syukuri,” ucap dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym dalam sebuah ceramahnya, dikutip dari channel YouTube, Aa Gym Official, Senin (10/8/2020).

Lebih lanjut, Aa Gym berpesan untuk tak henti mentafakuri nikmat dari Allah Ta'ala. “Kalau kita ingin optimis dalam hidup ini, lihatlah apa yang sudah Allah berikan kepada kita selama ini," pesannya.

Mulai dari janin hingga saat ini, sudah banyak nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Segala nikmat pemberian Allah sepatutnya tidak menjadikan kita menjadi bersikap kufur.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Tidak ada yang kurang, yang kurang adalah kita saja. Kurang bersyukur. Kalau beramal kurang ikhlas, kalau sedang diuji kurang sabar. Kalau diberi takdir kurang ridho. Tapi Allah masih terus memberikan kesempatan kita untuk memperbaiki diri," terang pimpinan Ponpes Daarut Tauhid, Bandung ini.

"Maka, janganlah gunakan waktu secara sia-sia, gunakan sebaik mungkin untuk terus memperbaiki diri dan menunjukkan sisi terbaik dari diri kita yang tentunya sesuai dengan akhlak terpuji dalam syariat Islam," tutup Aa Gym.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya