Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puncak Kenikmatan Tertinggi Manusia Bukan Surga, tapi...

Yudistira , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2020 |14:08 WIB
Puncak Kenikmatan Tertinggi Manusia Bukan Surga, tapi...
Ilustrasi (Freepik)
A
A
A

Buya Syakur menganalogikan pertemuan dengan Allah, ibarat manusia bertemu dengan kekasihnya di dunia.

"Ibarat kalian datang ke rumah kekasih kalian, kemudian kalian tidak bertemu dengan penghuninya, bagaimana rasanya? Ya begitulah ibarat manusia masuk surga, tapi tidak bisa bertemu dengan pencipta surganya, pasti tidak ada kenikmatan" terangnya.

"Yang menentukan amal kita, adalah kualitas shalatnya, bukan shalatnya. Banyak sekali Allah menyinggung orang-orang yang shalat dalam Al Qur'an, seperti dalam ayat berikut

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَ ۙ

"Maka celakalah orang yang sholat,

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement