Adab Bertamu dan Menjamu Tamu Sesuai Tuntunan Rasulullah

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 330 2269701 adab-bertamu-dan-menjamu-tamu-sesuai-tuntunan-rasulullah-j87NhlonXK.JPG Habib Hud bin Muhammad Bagir Al-Atthos (Foto: Instagram/@habibhudalatas)

Sedangkan hal yang perlu diperhatikan saat menjamu tamu yaitu:

1. Beri jamuan terbaik

Ketika ada yang bertamu, jamulah ia dengan sebaik-baiknya. Berikanlah yang terbaik kepadanya sesuai dengan kemampuan kita. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tamunya," (HR. Bukhari).

2. Saat tak dilayani dengan baik, wajib menolongnya

Saat tuan rumah tidak menjamu tamunya dengan baik, maka tetangga yang mengenalinya dan tahu wajib menolongnya. "Tidaklah seorang laki-laki bertamu kepada suatu kaum, di pagi hari tidak dilayani dengan makanan dan minuman atau disengsarakan istilahnya, maka wajib bagi seorang muslim untuk menolongnya," kata Habib Hud.

3. Diperbolehkan mengambil makanan yang ditanamnya

Jika tuan rumah tidak menghormati dan melayani tamunya dengan baik sedang ia merasakan kelaparan, maka diperbolehkan untuk mengambil apa yang tuan rumah miliki.

"Boleh dia mengambil makanan yang cukup untuk dirinya hingga malam hari. Misalnya, ketika sore hari mencabut tanaman untuk keperluan makan pada malam hari maka diperbolehkan karena tuan rumah tidak memberi makan maka ia berhak mengambilnya," terang Habib Hud.

"Cukup dia mengambil dari hasil tanamannya, hasil makanan dari pohon-pohonnya untuk menutup kelaparan dia di malam harinya," sambungnya.

Itulah beberapa adab dan hak yang harus diperhatikan saat bertamu dan menerima tamu. Semoga kita dapat istiqamah mengamalkannya demi meraih pahala dan ridha Allah Ta'ala. Aamiin.

Wallahu a'lamu bishawab

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini