Selama menjual siomay, kebiasaan menabung uang logam ke dalam kertas plastik ukuran 1,5 kilogram itu, rutin ia lakukan, uangnya pun seragam, yakni pecahan Rp1.000.
Petugas pendaftaran yang dibantu dua staf bank Kota Langsa butuh waktu cukup lama untuk menghitung uang koin ini. Setelah dihitung hampir empat jam, jumlah total Rp25 juta dan langsung disetor untuk biaya setoran awal pendaftaran haji.
Asy'ari mengatakan Siti daftar haji gunakan uang logam Rp1.000 sebesar Rp5 juta, selebihnya menggunakan uang kertas, sehingga total yang disetor Rp25 juta.
Baca juga: Melihat Perbedaan Idul Adha di India, Hewan Kurban Lebih Banyak Kambing
(Hantoro)