Kenapa Sering Sulit Khusyuk saat Sholat?

Ade Naura, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 330 2270733 kenapa-sering-sulit-khusyuk-saat-sholat-1uQxL6u7QI.jpg ilustrasi (stutterstock)

MUNGKIN sering dari kita ketika menjalankan ibadah sholat, lupa atau bingung sudah sampai mana atau rakaat keberapa, karena sulit fokus dan menikmati. Bahkan ada yang sholat buru-buru, ingin cepat-cepat selesai. Kenapa sulit bersikap khusyuk saat sholat?

Menurut dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, khusyuk susah dihadirkan dalam sholat jika tidak ada tekat dari awal.

Baca juga:  4 Pelajaran Penting dan Inspiratif dari Kisah Nabi Yusuf

“Katanya orang mau khusyuk itu dari awal mau sholat memang sudah mau khusyuk. Masalahnya tidak semua orang mau sholat tuh mau khusyuk, ada yang mau sholat aja,” kata Aa Gym dalam sebuah video ceramahnya diunggah ke media sosial seperti dikutip, Selasa (1/9/2020).

“Tanya ke hati masing-masing apakah ada yang datang sholat dengan niat khusyuk? Tidak banyak, niatnya mah niat sholat aja tidak niat sholat khusyuk.”

Karena memang untuk sebagian orang tidak akan merasa bersalah ketika sholatnya tidak khusyuk, karena memang dari awal hanya meniatkan sholat saja. Seharusnya adalah kita meniatkan sholat dengan khusyuk. Sholat yang akan diterima tentunya adalah sholat yang khusyuk.

“Sholat itu ada dua jenis, ada yang sah ada yang terima. Banyak yang sholatnya sah, tapi belum tentu diterima. Karena syaratnya tuh selain sah juga khusyuk,” ujar Aa Gym.

 

Orang yang khusyuk sholatnya bisa dilihat dari persiapannya, seperti wudhu dan kesiapan waktunya serta tempatnya.

Kemudian, ilmu sholat atau bacaan juga perlu diperhatikan. Bacaan yang benar juga termasuk syarat agar sholat khusyuk. Adapun satu ciri jika orang itu khusyuk dalam sholatnya yaitu, “tumaninah” atau tenang. Jika sudah tergesa-gesa, akan susah dan jadinya tidak khusyuk.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini