Terjerumus Urusan Zina, Apakah Harus Dinikahkan?

Muhammad Hafizh Arya Pradana, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 330 2271571 terjerumus-urusan-zina-apakah-harus-dinikahkan-hekVb3uZXd.jpg Ilustrasi. (Foto: Huffpost)

Dengan begitu, pernikahan antara wanita dan laki-laki yang berzina boleh dilangsungkan. Tetapi kalau ada tanda-tanda dari lelaki yang justru melakukan hal tidak baik, maka tidak perlu diadakannya pernikahan. Walaupun ia sudah terlanjur mengandung seorang bayi.

Bukan saja dari pasangan yang hendak menikah, pun dengan orangtuanya. Sebelum memutuskan untuk menikahkan anak-anak yang terjerumus perzinaan harus dipikirkan dengan matang.

Karena sejak dulu banyak masyarakat yang menganggap bahwa engkau yang melakukan, maka engkau juga yang bertanggung jawab. Dalam hal ini, peran orangtua sangatlah vital.

Dengan terus memberikan motivasi dan menjauhkan orang yang terlah menodai putrinya, akan menjaga kemuliaan dari sang putri tersebut. Restu orangtua juga penting sebelum menikahkan anaknya.

Jangan sampai orangtua malah menjatuhkan kepercayaan diri dari sang anak, kemudian tidak menganggap bahwa lelaki itu yang melakukan harus bertanggung jawab. Karena apabila mereka dijodohkan, bukan tidak mungkin akan terjadinya keretakan dalam rumah tangga dari sang anak tersebut.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini