Ingat Pesan Nabi Muhammad SAW Tertawa Terbahak-Bahak Dapat Mematikan Hati

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Minggu 13 Desember 2020 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 12 330 2326323 ingat-pesan-nabi-muhammad-saw-tertawa-terbahak-bahak-dapat-mematikan-hati-HJymlSi8ED.jpg Hindari tertawa hingga terbahak-bahak sebab dapat mematikan hati. (Foto:Ist)

JAKARTA – Tertawa merupakan perasaan seseorang ketika dia sedang bahagia. Aktivitas tertawa ini sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Bahkan, tidak ada satu hari pun tanpa tertawa.

Tertawa juga merupakan bentuk atau ungkapan yang bisa membuat perasaan seseorang menjadi senang. Dalam Islam, tertawa bisa dianggap sebagai ibadah, karena sama saja dengan tersenyum.

Baca Juga: Misi Besar Iblis Merusak Rumah Tangga hingga Suami Mentalak Cerai Istri

Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam pun juga sering tersenyum ataupun bercanda dengan sahabat-sahabatnya.

Namun, ternyata terlalu banyak ketawa juga tidak baik. Tertawa seperti itu bisa membuat hati menjadi mati, apalagi tertawa terbahak-bahak. Sebagaimana Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:  Pahala Memberi Nafkah kepada Keluarga Setara dengan Bersedekah

“Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Tirmidzi 2/50, Dishahihkan Syaikh Al-Albani).

Hidup di dunia tidaklah untuk bercanda terus-menerus. Adakalanya harus serius dalam melakukan sesuatu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, ada sebuah hadis yang dimana Aisyah radhiallahu anhu pernah berkata, bahwa dia tidak pernah melihat Nabi tertawa terbahak-bahak sampai terlihat langit-langitnya, melainkan beliau hanya tersenyum.

Baca Juga: Bagaimana Jika Makmum Tertinggal Sholat Jumat, Ini Penjelasannya

“Tawa Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam hanya berupa senyuman, bila mana beliau tersenyum atau senang dan kagum akan sesuatu. Jadi intinya yang saya bilang, meninggalkan tawa yang terbahak-bahak. Ketawa boleh, bukan tidak boleh, tetapi jangan berlebihan,” ujarnya dalam channel Islam Terkini dikutip pada Ahad (13/12/2020).

Sebetulnya, kebahagiaan yang sejati bukanlah berupa tawa, tetapi bahagia itu adalah rasa tenang dan tentram dalam hati.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada).” (QS. Al-Fath : 4)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya