Bersangkutan dengan kisah ini, Ustaz Adi Hidayat Lc MA menjelaskan, bahwa dari masa Rasulullah hingga sahabat-sahabatnya, tidak ada yang bisa menaklukkan Konstantinopel. Namun, ketika al-Fatih berkuasa, dia mencoba mendekatkan diri kepada Allah dengan menjadi orang yang sholeh. Akhirnya, al-Fatih mampu menaklukkan Konstantinopel.
“Dengan dia mencari tahu kekuatan, ia mengumpulkan pasukannya untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan kemudia, terjadilah ketetapan itu. Dibukalah Konstantinopel itu oleh Muhammad al-Fatih,” ujarnya dalam Channel Youtube Siar Islam, pada Kamis (17/12/2020).
Upaya yang dilakukan Sultan Mehmet II ini dilakukan atas dasar pemimpin yang terbaik dengan memikul tugas mulia yang gagal diupayakan dari pemimpin sebelumnya.Begitulah kondisi saat Muhammad al-Fatih bisa menaklukkan kota tak tertembus di dunia ini.
(Vitrianda Hilba Siregar)