Begini Nasib Ruh Manusia yang Berbuat Kesyiriakan, Dikisahkan dalam Surat Al-Hajj

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 330 2343029 begini-nasib-ruh-manusia-yang-berbuat-kesyiriakan-dikisahkan-dalam-surat-al-hajj-BK2FcK2uU8.jpg Doa dijauhkan dari perbuatan syirik. (Foto:Tangkapan Layar)

Makna ayat yang mulia di atas (Surat Al-Hajj: 21) juga bermakna, orang musyrik itu benar-benar dilempar dari langit ke bumi.

Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Para malaikat yang keras lagi kasar membawa ruh orang musyrik untuk naik ke langit. Tidaklah mereka berjumpa dengan sekumpulan malaikat kecuali para malaikat itu bertanya: Siapa ruh yang buruk ini?

Mereka menjawab: Dia adalah fulan bin fulan. Mereka menyebutkan nama terjelek yang pernah dipanggilkan kepadanya di dunia.

Akhirnya ia sampai ke langit pertama, lalu dimintakan izin untuknya agar dibukakan pintu langit, tetapi tidak diizinkan. Kemudian Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam membaca firman Allah ta'ala:

"Tidak akan dibukakan untuk mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk surga, hingga onta bisa masuk ke lubang jarum." (Al-A'rof: 40)

Maka Allah 'azza wa jalla berfirman: Tulislah catatan amalan hamba-Ku tersebut di Sijjin, di bumi yang paling bawah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini