Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Sahabat Syeikh Haji Mu'min-Raja Badung, Ida Cokorda Bukti Toleransi di Tanah Air

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |14:45 WIB
Dua Sahabat Syeikh Haji Mu'min-Raja Badung, Ida Cokorda Bukti Toleransi di Tanah Air
Masjid Assyuhada di Kampung Bugus, Pulau Serangan, Denpasar, Bali. (Foto: SINDOnews/Ist)
A
A
A

Raja Pemecutan juga memberikan bonus dengan membangunkan sebuah musala yang menjadi cikal bakal Masjid Assyuhada. Masjid yang terletak di tengah kampung ini sampai sekarang masih berdiri kokoh. Meski beberapa kali telah direnovasi, bangunan masjid masih mempertahankan keasliannya.

Di depan masjid terdapat rumah suku Bugis, rumah ini menjadi cagar budaya karena bangunannya masih asli seperti ratusan tahun silam. Tapi sayangnya, kondisi cagar budaya ini kurang baik dan dirawat padahal menjadi aset sejarah.

Jejak sejarah lainnya yang masih tersimpan di Kampung Bugis adalah Alquran tua yang dibuat pada abad ke-17. Kitab suci kuno itu masih berupa tulisan tangan dengan sampul terbuat dari kulit unta dengan panjang 40 cm dan lebarnya sekitar 20 cm.

Dulunya, Alquran itu selalu dipakai untuk tadarus, khususnya dalam bulan Ramadhan. Namun karena kini isinya banyak yang tidak utuh dan terlepas, kitab suci itu disimpan di sebuah kotak kayu berkaca.

Bukti lainnya yakni adanya lahan pemakaman muslim disebut warga setempat sebagai kuburan kampung Bugis. Di sinilah Haji Mu’min dimakamkan. (Miftahul Chusna)

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement