Pahala Puasa Ramadhan Dilipatgandakan Tanpa Batasan Bilangan

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 330 2366217 pahala-puasa-ramadhan-dilipatgandakan-tanpa-batasan-bilangan-8JkofMGGux.jpg Puasa bulan Ramadhan. (Foto:Freepik)

JAKARTA -  Pahala puasa Ramadhan bagi orang yang melaksanakannya menjadi ketetapan Allah Ta'ala. Tentulah orang yang berpuasa ingin mendapatkan ganjaran pahala.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman

(yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadhan 13 April, Lebaran 13 Mei

Sementara dalam riwayat lain dikatakan:

“Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku”. (HR. Bukhari no. 1904)

Dalam riwayat Ahmad dikatakan;

“Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya), “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya”. (HR. Ahmad 2: 467. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)

Baca Juga: Punya Utang Ramadhan, Bolehkah Puasa Syawal?

Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dalam bukunya "Ringkasan Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah" dikutip pada Senin (22/2/2021) menyebutkan, dari riwayat pertama, dikatakan bahwa setiap amalan akan dilipatgandakan sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kebaikan yang semisal. Kemudian dikecualikan amalan puasa. Amalan puasa tidaklah dilipatgandakan seperti tadi.

"Amalan puasa tidak dibatasi lipatan pahalanya. Oleh karena itu, amalan puasa akan dilipatgandakan oleh Allah hingga berlipat-lipat tanpa ada batasan bilangan," paparnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kenapa bisa demikian? Ibnu Rajab Al Hambali –semoga Allah merahmati beliaumengatakan,”Karena puasa adalah bagian dari kesabaran”. Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)

Sabar itu ada tiga macam yaitu (1) sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, (2) sabar dalam meninggalkan yang haram dan (3) sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan.

Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan, menjauhi hal-hal yang diharamkan, juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan.Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini