Sayangnya, saat itu kapalnya karam sehingga dia menetap dan wafat di sana pada 427 Hijriyah. Makam Syekh Maulana Nuh Maghrobi diapit dua pohon setigi yang dipercaya berusia ratusan tahun. Pohon ini memiliki khasiat sebagai penawar racun. Namun, masyarakat di sana melarang siapapun membawa bagian pohon itu ke luar pulau. Pohon ini sudah lama diyakini menjadi penawar racun.
Sementara, Habib Hasan Al Musawa tidak banyak cerita yang diketahui tentangnya. Hanya saja Habib Hasan Al Musawa diketahui berasal dari Arab. Menurut salah satu penziarah bernama Agus, dirinya dan rombongan sengaja datang ke pulau ini untuk berziarah makam di sini. "Ya kita ziarah pada para penyebar Islam di Nusantara," ujarnya. (Dicky Sigit Rakasiwi)
(Vitrianda Hilba Siregar)