Larangan Menghancurkan Gereja Sudah Dicontohkan Umar bin Khattab

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 330 2387158 larangan-menghancurkan-gereja-sudah-dicontohkan-umar-bin-khattab-HuZVQlu4k0.jpg Masjid dan Gereja berdampingan di Kota Solo, Jawa Tengah. (Foto: Bramantyo/Okezone)

JAKARTA - Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk merusak, menghancurkan atau mengebom rumah ibadah lainnya termasuk gereja. Sebab keyakinan dan kebebasan beragama telah diatur negara.

Ketaatan ini sebenarnya sudah ditunjukan oleh sahabat Nabi Muhammad SAW yakni Umar bin Khattab. Umar bin Khattab ketika membebaskan Palestina, beliau tidak menghancurkan gereja dan memberi kekebasan penduduk Palestina untuk memilih agama.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia. Ustaz dr Raenul Bahraen menjelaskan, telah diketahui bersama bahwa negara Indonesia telah menjamin setiap agama yang telah diakui oleh negara untuk melakukan ibadah sesuai dengan keyakinan mereka, tidak boleh dipaksakan serta tidak boleh dihalangi.

Baca Juga: Sayyidul Istighfar Pemimpin Istighfar Bacaan Terbaik Saat Berzikir

"Tidak boleh juga menganggu apalagi merusak rumah ibadah agama lainnya," katanya dalam akun Instagramnya dikutip pada Rabu (31/3/2021).

Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentunya kita harus patuh dengan aturan yang telah disepakati selama tidak bertentangan dengan syariat agama. Sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim: 

المسلمون على شروطهم

“Seorang muslim wajib menunaikan persyaratan yang telah disepakati.”

Larangan menghancurkan gereja tanpa udzur. Syariat melarang menghancurkan gereja dan rumah peribadatan agama lain tanpa alasan yang benar (boleh dihancurkan semisal mereka memerangi kaum muslimin dan menjadikan gereja sebagai markas perang mereka).

Baca Juga: 5 Kiat Menyambut Bulan Ramadhan Agar Siap Lahir Batin

Dalam tafsir Al-Qurthubi dijelaskan bahwa ayat ini menunjukkan tidak boleh menghancurkan gereja ahlu dzimmah (non-muslim yang tinggal di negeri kaum muslimin dan mendapatkan jaminan keamanan dari waliyul amri).

“Ayat ini memberikan makna terlarangnya menghancurkan gereja-gereja ahlu dzimmah, biara-biara dan rumah peribadatan untuk api (majusi).”

Dikisahkan bahwa khalifah Umar bin Abdul Aziz melarang pasukannya menghancurkan gereja dan tempat peribadatan non-muslim,

“Umar bin Abdul Aziz menuliskan surat pada pasukannya: janganlah kalian menghancurkan gereja, biara yahudi dan rumah peribadatan majusi.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya