Arab Saudi Tegaskan Larangan Buka Puasa dan Sahur Bersama di Masjid

Ahmad Islamy Jamil, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 614 2390982 arab-saudi-tegaskan-larangan-buka-puasa-dan-sahur-bersama-di-masjid-DTL5jqFFxx.jpg Suasana buka puasa di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi sebelum pandemi Covid-19. (Foto: SPA)

RIYADH – Buka puasa dan sahur bersama di Arab Saudi terutama di masjid-masjid dilarang digelar selama Ramadhan tahun ini. Kantor berita resmi negara itu, SPA dikutip pada Rabu (7/4/2021) melaporkan bahwa larangan itu bertujuan untuk menahan laju wabah di tengah pandemi Covid-19.

Tahun ini, Ramadhan akan dimulai pada 13 April. Dalam situasi normal, Bulan Suci Ramadhan biasanya diisi dengan ritual dan tradisi yang melibatkan pertemuan banyak orang. Sebut saja Sholat Tarawih berjamaah, berbuka puasa dan makan malam bersama, serta acara-acara keagamaan lainnya seperti ceramah Ramadhan di masjid-masjid.

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Umrah Ramadhan, KJRI: Belum Bisa untuk Indonesia

Selain itu, sebagian umat Islam kadang kala juga menggelar sahur bersama dengan keluarga besar ataupun rekan-rekannya sebelum fajar tiba.

Sebelum pandemi, masjid-masjid di berbagai belahan dunia pun menyelenggarakan makanan bersama untuk dinikmati jamaah bersama selama bulan suci.

SPA melaporkan, untuk hari ini tidak ada pengumuman baru terkait dengan pelaksanaan Shalat Tarawih nanti. Akan tetapi, kementerian terkait menyatakan, ke depan akan ada lebih banyak informasi tentang peraturan untuk diterapkan selama Ramadhan 1442 H.

Baca Juga: Daya Tampung Masjidil Haram Selama Ramadhan Menjadi 150 Ribu Jamaah, Ini Rincian Ibadahnya

Tahun lalu, Mufti Agung Arab Saudi mengumumkan bahwa Sholat Tarawih akan diadakan di rumah masing-masing penduduk, berhubung karena situasi pandemi virus corona. Pengumuman tersebut disampaikan satu minggu sebelum dimulainya Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Kejadian infeksi Covid di Arab Saudi sempat turun di bawah 100 kasus baru per hari pada Januari lalu, setelah mencapai puncaknya lebih dari 4.000 kasus per hari pada Juni 2020. Akan tetapi, dalam beberapa hari terakhir, infeksi di negeri padang pasir itu kembali melonjak di atas 700 kasus baru per hari.

Menurut Pemerintah Arab Saudi, tren tersebut terjadi lantaran banyaknya penduduk yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya