Jalani Puasa Ramadhan Ditemani Murotal Digital Okezone, Yuk Klik di Sini

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 614 2393414 jalani-puasa-ramadhan-ditemani-morutal-digital-okezone-yuk-klik-di-sini-swTmdi0s1h.jpg Muratal Digital Okezone. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Membaca Alquran di bulan menjadi ladang pahala. Setiap hurup yang diucapkan akan mendapatkan pahala. Lalu bagaimana bila mendengarkan murotall Al-Quran.

Membaca atau mendengarkan morutal Al-Quran mempunyai efek yang baik. Memahami nilai pahala yang bakal didapat dan efek baik mendengarkan murotal Al-Quran, maka Okezone sudah menyiapkan layanan Murotal Digital Okezone.

Efek baik mendengarkan Murotal Al-Quran pun sudah dibuktikan dalam penelirian sains. Selain mendapatkan pahala dari Allah, mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran rupanya memiliki manfaat yang baik. Tak hanya berupa pahala, mendengarkan lantunan Al-Quran juga bermanfaat bagi tubuh manusia.

Baca Juga: Kesiangan dan Belum Mandi Junub Saat Ramadhan, Puasanya Sah atau Tidak?

Dilaporkan EveryMuslim, The Islamic Organisation for Medical Sciences di Kuwait telah mengungkap hasil penelitian bahwa Al-Quran bisa memberikan efek terapi dan menenangkan untuk manusia. Bahkan, kepada non-Muslim yang tidak mengerti bahasa Arab, efek terapi dan menenangkan tersebut bisa dirasakan.

Assistant Secretary General Dr Ahmed Rajai Al-Jindi mengatakan, riset ilmiah dilakukan oleh peneliti sains medis Dr Ahmed Al-Qadhi, yang mempresentasikan hasil utama dari studi untuk sebuah konferensi khusus yang diselenggarakan masyarakat Islam di Amerika Utara.

Dr Al-Jindi mengungkapkan, percobaan yang dilakukan oleh Dr Al-Qadhi membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan Al-Quran. Peneliti memantau dengan mengandalkan sistem yang sangat canggih di klinik yang terletak di Panama City di negara bagian AS dari Florida.

Dia menunjukkan bahwa peneliti melakukan 120 eksperimen pada lima relawan dari dua jenis kelamin, kelompok usia yang berbeda, yang non-Muslim dan tidak mengerti bahasa Arab.

Baca Juga: Kenali Perusak Pahala Puasa, Ramadhan Hanya Dapat Dahaga Saja Jika Lakukan Ini

Percobaan yang dilakukan melibatkan pembacaan ayat-ayat Al-Quran bersama dengan teks Arab biasa. Para subjek percobaan tidak bisa membedakan antara bacaan Alquran dan teks Arab.

Dokter medis Islam mengatakan percobaan yang dilakukan oleh Dr Al-Qadhi membuktikan bahwa ada 97% efek positif pada subjek percobaan yang mendengarkan bacaan dari Al-Quran dibandingkan dengan yang hanya mendengarkan teks Arab.

Riset lain mengenai efek lantunan Al-Quran dibawa oleh peneliti asal Jepang bernama Dr Masaru Emoto. Seperti dilaporkan High Existence, Dr Emoto menunjukkan sebuah hasil pengamatan yang berkaitan dengan perubahan air saat dibacakan doa, diperdengarkan musik, dan pada lingkungan tertentu.

Dr Emoto kemudian mengundang seorang fotografer untuk memotret hasil temuannya. Saat dilihat ternyata air yang dibacakan doa dan perkataan baik memiliki bentuk seperti kristal salju.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sedangkan hasil dengan menggunakan kata-kata tidak pantas seperti ‘Saya akan membunuhmu’, bahkan saat diucapkan tokoh diktator ‘Hitler’, molekul air tampak tak beraturan. Ternyata perkataan yang diucapkan pada air tersebut memiliki dampak sama dengan lingkungan yang tercemar dan juga yang bebas pencemaran.

Air dengan lingkungan yang tercemar tampak memiliki bentuk abstrak, sebaliknya air di lingkungan bersih memiliki molekul yang sama saat dibacakan doa.

Hal ini menunjukkan bahwa perkataan yang baik dapat memengaruhi perubahan bentuk molekul yang semula tampak negatif menjadi lebih positif. Hal yang perlu kita ingat ialah sebagian besar dari tubuh kita, 70% di antaranya merupakan cairan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya