Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Amalan Utama di Bulan Ramadhan, Berikut Penjelasan dan Dalilnya

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Rabu, 14 April 2021 |14:47 WIB
7 Amalan Utama di Bulan Ramadhan, Berikut Penjelasan dan Dalilnya
Puasa bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ada 7 amalan utama di bulan Ramadhan yang dijelaskan dalam dalil Al-Quran dan Assunah yang tegas tanpa keraguan.

Ketujuh amalan utama ini akan membawa manusia pada kemuliaan bila istiqamah melaksanakannya.

Apa saja 7 amalan utama di bulan Ramadhan, Ustaz Sofyan Ruray memberikan penjelasan berikut dalil-dalilnya.

Pertama: Berpuasa

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, 

يأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]

Baca Juga:  40 Amalan Bulan Ramadhan dalam Hitungan 24 Jam

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Kedua: Sholat Tarawih

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Ketiga: Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an

Sahabat yang Mulia Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan, 

كَانَ يَعْرِضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ القُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً، فَعَرَضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي العَامِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ، وَكَانَ يَعْتَكِفُ كُلَّ عَامٍ عَشْرًا، فَاعْتَكَفَ عِشْرِينَ فِي العَامِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ

“Malaikat Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam setiap tahun (di bulan Ramadhan) satu kali, kemudian Malaikat Jibril mengajari beliau di tahun wafatnya beliau sebanyak dua kali. Dan beliau beri’tikaf setiap tahun 10 hari (akhir Ramadhan), kemudian beliau beri’tikaf 20 hari di tahun beliau wafat.” [HR. Al-Bukhari]

Hadits yang mulia ini bermakna, di bulan Ramadhan terkadang Malaikat Jibril membaca dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, dan terkadang beliau yang membaca dan didengarkan oleh Malaikat Jibril, sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang lain.

Baca Juga: Imsak Masih Bisa Makan dan Minum, Begini Hukumnya dalam Islam

Hadits yang mulia ini juga bermakna, di bulan Ramadhan lebih dianjurkan untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an, dan inilah yang dilakukan ulama salaf dahulu, apabila masuk bulan Ramadhan maka mereka lebih serius dengan Al-Qur’an.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, 

ختم القرآن في رمضان للصائم ليس بأمر واجب، ولكن ينبغي للإنسان في رمضان أن يكثر من قراءة القرآن، كما كان ذلك سنة رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فقد كان عليه الصلاة والسلام يدارسه جبريل القرآن كل رمضان

“Mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa tidak wajib, tetapi sepatutnya bagi setiap muslim banyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, sebagaimana itu adalah sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, sesungguhnya beliau shallallahu’alaihi wa sallam diajarkan Al-Qur’an oleh Malaikat Jibril setiap Ramadhan.” [Majmu’ Fatawa war Rosaail, 20/184]

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement