Gerakan Wakaf Uang Bisa Menjadi Cara Memakmurkan Rakyat

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 04:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 330 2398087 gerakan-wakaf-uang-bisa-menjadi-cara-memakmurkan-rakyat-35KoUAqfnk.jpg Sosialisasi Gerakan Nasioanl Wakaf Uang melalui media. (Foto: Vitrianda Hilba Siregar)

JAKARTA - Wakaf uang menjadi salah satu cara membangun kesejahteraan rakyat. Meningkatkan kemakmuran rakyat tidak cukup dengan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang sejauh ini sudah sangat dikenal di masyarakat.

Namun sejatinya ada cara yang lebih maju lagi memakmurkan rakyat yakni dengan gerakan wakaf uang. Wakaf uang merupakan instrumen penting yang seringkali terlupakan sebab praktiknya dinilai sulit.

Baca Juga: Waspadai Istidraj, Selalu Diberi Kenikmatan Meski Tak Pernah Ibadah

"Dengan hadirnya wakaf uang yang menurut fatwa MUI 2002 lalu, maka orang berwakaf itu fleksibel. Kalau dulu harus jadi orang kaya dulu karena harus berupa tanah, sekarang Rp 5 ribu, Rp 10 ribu bisa," ujar Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh saat menghadiri Media Gathering dan Buka Bersama 2021 di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Sumber: Badan Wakaf Indonesia (BWI)

Nuh menyebutkan, membangun kesejahteraan rakyat tidak cukup dengan zakat, infak, dan sedekah, yang sejauh ini sangat dikenal di masyarakat.

"Saya coba terjemahkan ke gaya bahasa kekinian, wakaf itu biaya operasional yang nggak akan habis setiap saat. Zakat habis begitu dibagikan, sedekah pun demikian, operasional keumatan. Kalau wakaf sifatnya stategis membangun peradaban. Harta wakaf tidak berkurang, justru tambah. Aset wakaf tidak boleh langsung dibagi-bagi penerima manfaat, tapi dikelola dulu," kata Nuh.

Nuh juga mengingatan Indonesia adalah bangsa yang produktif maka jika dikaitkan dengan pengelolaan uang lewat wakaf pun menjadi terobosan dalam memperbesar nilai aset. Ujungnya, kata dia, hasilnya dapat membengkak dan tidak akan habis untuk diberikan kepada masyarakat Indonesia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dia menambahkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari bahwa terjadi peningkatan jumlah orang miskin di Indonesia akibat pandemi virus Corona atau Covid-19. Padahal sebelumnya sudah terjadi penurunan dan terus berkurang.

"Rasionya kaya dan miskin pun naik lagi. Wakaf diharapkan mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan memperkecil rasio kaya dan miskin tadi," bebernya.

Nuh berharap wakaf uang bisa menjadi jalan yang fleksibel. Sebab dulu yang berwakaf harus orang kaya karena yang diwakafkan adalah tanah, sekarang lebih mudah karena bisa dengan wakaf uang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya