Tahanan Polda Jatim Gelar Tadarus Al-Quran, yang Belum Lancar Dibimbing Polisi

Rahmat Ilyasan, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 614 2398410 tahanan-polda-jatim-gelar-tadarus-al-quran-yang-belum-lancar-dibimbing-polisi-4MEOOFXOyV.jpg Tahanan Polda Jatim dibimbing membaca Al-Quran. (Foto: Rahmat Ilyasan)

SURABAYA - Para tahanan Polda Jawa Timur diajak menggelar tadarus Alquran selama Bulan Ramadhan ini. Bukan itu saja, bagi yang masih kurang lancar membaca Al-Quran para tahanan akan dibimbing untuk belajar.

Program ngaji bersama digagas Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jawa Timur (Jatim) ini pun disambut antusias para tahanan. Mereka terlihat bersemangat menyemaraakan bulan suci Ramadan, meski terkurung dalam penjara.

Setiap hari, selepas sholat Subuh dan menjelang berbuka, para tahanan berkumpul di tempat khusus untuk menggelar bertadarus dan belajar mengaji.

Pantauan MNC Portal Indonesia, dengan sabar para pengajar ini menuntun para tahaan melafalkan Al-Quran secara berbagintian. Para tahanan pun tampak khusyuk dan sangat menikmati moment langka ini. Suasana hangat bercampur haru bahkan begitu terasa saat polisi memberikan motivasi kepada para tahanan agar tidak putus asa selama menjalani hukuman.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Jatim AKBP Deny Abraham mengatakan, program mengaji bersama tahanan sengaja digelar untuk menyemarakkan Ramadan. Selain itu, untuk memberi kesempatan para tahanan beribadah dan memperbaiki diri.

"Harapan kami, mereka kembali sadar dan tidak mengulangi perbuatannya begitu bebas nanti," katanya, Rabu (21/4/2021).

Deny mengatakan, untuk progam mengaji bersama tahanan, pihaknya membagi dua kelompok. Kelompok pertama yakni belajar mengaji untuk tahanan yang sama sekali tidak bisa mengaji. Kelompok kedua, yakni tahanan yang sudah bisa mengaji tetapi belum lancar.

Bagi yang belum bisa membaca Al-Quran sama sekali mereka akan mendapatkan pelajaran pengenalan huruf hijaiyah dan makhorijul huruf. Sementara bagi yang sudah bisa membaca Al-Quran akan diperdalam ilmu tajwidnya.

"Kami siapkan anggota yang mahir mengaji untuk mengajar. Alhamdulillah, semuanya antusias," ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Denny mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya polisi untuk membimbing tahanan sehingga mereka sadar dan tidak mengulangi apa yang telah dilakukannya selama ini.

Polisi ingin menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai titik balik bagi tahanan untuk merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan. Kegiatan mengaji dan tadarrus Al-Quran ini pun disambut positif para tahanan.

Mereka mengaku senang karena mendapatkan ilmu baru tentang Alquran. Selain itu kegiatan ini juga bisa menjadi bekal kebajikan saat mereka bebas dari penjara nanti. "Kami bersyukur masih punya kesempatan belajar mengaji di tempat ini," kata salah seorang tahanan, Hariyono. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya