Penyelenggaraan Sholat Jumat secara hybrid adalah pelaksanaan Sholat Jumat yang imam dan makmumnya memenuhi ketentuan ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat) dan ittishal (tersambung secara fisik), serta diikuti oleh makmum lain yang hanya tersambung secara virtual.
Penyelenggaraan sholat Jumat secara hybrid sebagaimana dimaksud dalam ketentuan umum hukumnya:
a. Bagi imam dan makmum yang ittihad al-makan dan ittishal adalah sah.
b. Bagi makmum yang mengikuti sholat Jumat dan hanya tersambung secara virtual adalah tidak sah.
MUI menegaskan, dalam hal seseorang ada uzur syar’i yang tidak memungkinkan melaksakan Sholat Jumat, maka kewajiban sholat Jumat menjadi gugur dan wajib melaksanakan sholat Zuhur.
(Rani Hardjanti)