Idul Fitri 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Negara Sahabat Takbir Virtual Bersama

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 614 2409137 idul-fitri-2021-imam-besar-masjid-istiqlal-ajak-negara-sahabat-takbir-virtual-bersama-noq52c01q2.jpg Hari Raya Idul Fitri 1442 H (Foto: Freepik)

JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar mengajak takbir virtual zoom. Nasaruddin mengatakan Istiqlal akan mengundang perwakilan negara sahabat. Selain itu, akan hadir Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri.

"Kita ingin tetap mengumandangkan takbir tapi takbirnya virtual zoom tidak dilakukan berkerumun di masjid Istiqlal.Takbiran kita lakukan tapi dengan cara virtual zoom," kata Nasaruddin saat jumpa pers di Pintu VVIP Al-Malik Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (11/5/2021).

Imam Besar Istiqlal juga sempat menyinggung perihal penyelenggaraan salat Jumat. Namun, dengan memperhatikan protokol kesehatan dan dibatasi jumlah jamaah.

"Kami tetap gelar ibadah sholat Jumat, namun dengan prokes ketat dan jumlah jamaah terbatas." pungkasnya.

Baca Juga: Tak Selenggarakan Sholat Ied, Imam Besar Masjid Istiqlal: Semoga Idul Adha Lebih Baik

Sebelum Mejelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah memberikan Fatwa Sholat Jumat Secara Virtual adalah tidak sah. Sebab, tidak memenuhi aturan secara Islam.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni'am Sholeh menjelaskan, penyelenggaraan sholat Jumat secara Virtual adalah pelaksanaan sholat Jumat yang lokasi imam dan makmum tidak ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat), tidak ittishal (tersambung secara fisik), dan hanya tersambung melalui jejaring virtual.

“Penyelenggaraan sholat Jumat secara virtual sebagaimana hukumnya tidak sah,” tegasnya, di Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Sementara, penyelenggaraan sholat Jumat secara hybrid adalah pelaksanaan sholat Jumat yang imam dan makmumnya memenuhi ketentuan ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat) dan ittishal (tersambung secara fisik), serta diikuti oleh makmum lain yang hanya tersambung secara virtual.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Penyelenggaraan sholat Jumat secara hybrid hukumnya:

a. Bagi imam dan makmum yang ittihad al-makan dan ittishal adalah sah.

b. Bagi makmum yang mengikuti sholat Jumat dan hanya tersambung secara virtual adalah tidak sah.

Dia menjelaskan, dalam hal seseorang ada uzur syar’i yang tidak memungkinkan melaksakan sholat Jumat, maka kewajiban sholat Jumat menjadi gugur dan wajib melaksanakan sholat Zuhur.

Hukum Islam akomodatif terhadap perkembangan masyarakat. Akan tetapi, lanjutnya, ada beberapa ketentuan hukum agama yang sifatnya dogmatik, khususnya terkait dengan ibadah mahdlah. Dia menegaskan sholat Jumat itu termasuk jenis ibadah mahdhah, memiliki syarat dan rukun yang harus dipenuhi.

"Prinsip dalam pelaksanaan ibadah adalah mengikuti aturan. Hukum asalnya terlarang sampai ada dalil. Sementara kalau dalam hal muamalah, hukum asalnya adalah boleh sampai ada yang melarang," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya