Ini Keutamaan Berdoa di Antara Azan dengan Iqamah

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 330 2411192 ini-keutamaan-berdoa-di-antara-azan-dengan-iqamah-T8WMmH1t99.jpg Berdoa di antara azan dan iqamah adalah waktu yang mustajab.

JAKARTA - Allah Subhanahu wa ta'ala tidak akan menolak doa di antara waktu azan dan iqamah. Inilah waktu yang mustajab bagi jamaah sholat untuk selalu memanjatkan doa dan ampunan.

Berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا

Artinya: "Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara azan dan iqamah, maka berdoalah (kala itu)." (HR Ahmad)

Masih riwayat dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 

الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة

Artinya: "Doa yang tidak mungkin tertolak adalah ketika antara azan dan iqamah." (HR At-Tirmidzi)

Baca Juga: Menikah di Bulan Syawal Waktu yang Pas Sesuai Sunah

Dikutip dari laman Muslim or id disebutkan,  jadi ketika jamaah sholat datang ke masjid, lalu menyimak dan menjawab azan, menunaikan sholat sunah, setelah itu jangan lupa memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Di sela-sela waktu antara azan dan iqamah itulah permintaan doa yang terkabulkan oleh Allah.

Sebagaimana diketahui, doa juga bisa memberikan pahala. Setiap kali seseorang mengangkat kedua tangannya dan bersungguh-sungguh berdoanya, maka Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan pahala.

Baca Juga: Siapkah Menjadi Al-Ghuroba Membuat Perbaikan Ketika Manusia Banyak yang Rusak?

Doa sendiri termasuk ibadah, seperti sholat atau puasa. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:  

الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ

Artinya: "Doa adalah ibadah." (HR Tirmidzi Nomor 2969. Dinilai shahih oleh Syekh Al Albani)

Dalam hal berdoa, Allah Subhanahu wa ta’ala juga berfirman: 

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

 Artinya: "Hanya milik Allah-lah nama-nama yang husna. Maka berdoalah dengan menyebut nama-nama yang husna itu." (QS Al A'raf: 180)

Dijelaskan bahwa berdasarkan ayat tersebut maka termasuk kesempurnaan berdoa ketika seorang Muslim menjadikan perantaraan (ber-tawassul) dalam doanya dengan menyebutkan nama-nama Allah Subhanahu wa ta’ala yang sesuai isi permintaannya.

Jika kita ingin meminta rezeki, maka sebaiknya ber-tawassul dengan nama Allah Subhanahu wa ta'ala "Ar-Rozzaaq" (Yang Maha pemberi rizki). Bila memohon ampun, ber-tawassul dengan nama Allah "Al Ghofuur" (Yang Maha mengampuni).

Itulah salah satu bentuk tawassul dalam berdoa yang disyariatkan. Bahkan telah dicontohkan oleh para Rasul ketika berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya