“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala’ (bencana), tertimpa kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (Shahih: H.R. Al-Bukhari nomor 6347, 6616 dan Muslim nomor 2707).
Doa yang dibaca oleh Nabi Nuh dalam memohon keputusan, pertolongan dan keselamatan:
رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ. فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
(Rabbi 'inna qaumii kazzabun. Faftah baini wa bainahum fat-haw wa najjinii wa mam-ma'iya inal mu'miniina.)
"Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku. Oleh karena itu, berikanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, serta selamatkanlah aku dan orang-orang yang beriman yang bersamaku." (QS. Asy-Syu'ara : 117-118).
(Vitrianda Hilba Siregar)