Ria Ricis Dikecam Netizen, Ini Seharusnya yang Dilakukan Anak Solehah

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 330 2421219 ria-ricis-dikecam-netizen-ini-seharusnya-yang-dilakukan-anak-solehah-xsrNzL1yhJ.jpg Ria Ricis. (Foto:Instagram/@ricis1795)

JAKARTA -  Ria Ricis dikecam netizen lantaran memanfaatkan kemalangan keluarga atas wafatnya Sulyanto, ayah kandungnya untuk konten Youtube-nya.

"Mendulang traffic dan adsense dari kematian ayah kandung adalah sehina-hinanya konten," tulis akun Twitter @mazzini_gsp seperti dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (7/5/2021).

"Btw opini pribadi sih, menurut gue enggak etis aja sih bikin konten ginian saat beneran baru ditinggal wafat. Tapi enggak paham juga kalau ini udah kesepakatan keluarga," imbuhnya.

"Turut berduka cita, tapi enggak gitu juga apa-apa konten. Kasian papi sedih deh lihatnya," kata yang lain.

"Tadinya sih pengen ikut sedih, sayangnya waktu gua nonton tiba-tiba muncul iklan snack video. Ya sudah, sedihnya enggak jadi," sambung netizen lainnya.

Baca Juga: Ria Ricis Banjir Kritik usai Jadikan Kematian Ayahnya Konten Youtube

Bagi anak yang baik dan salihah ada banyak cara untuk berbakti kepada orangtua, terutama kepada orangtua yang sudah wafat.

Ada enam hal yang bisa dilakukan seorang anak untuk berbakti kepada orangtua yang sudah mennggal dunia . Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal menjelaskan beberapa cara untuk melakukannya yakni:

1. Mendoakan kedua orang tua.

2. Banyak meminta ampunan pada Allah untuk kedua orang tua.

3. Memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia.

4.Menjalin hubungan silaturahim dengan keluarga dekat kedua orangtua yang tidak pernah terjalin.

5.Menjalin hubungan silaturahim dan memuliakan teman dekat kedua orangtua.

6. Bersedekah atas nama orang tua yang telah tiada.

"Semoga bisa diamalkan. Selama masih hidup, itulah kesempatan kita terbaik untuk berbakti pada orang tua. Karena berbakti pada keduanya adalah jalan termudah untuk masuk surga,"ujarnya.

Dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

“Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya.” (HR. Tirmidzi no. 1900, Ibnu Majah no. 3663 dan Ahmad 6: 445. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Al-Qadhi Baidhawi mengatakan, “Bakti pada orang tua adalah pintu terbaik dan paling tinggi untuk masuk surga. Maksudnya, sarana terbaik untuk masuk surga dan yang mengantarkan pada derajat tertinggi di surga adalah lewat mentaati orang tua dan berusaha mendampinginya. Ada juga ulama yang mengatakan, ‘Di surga ada banyak pintu. Yang paling nyaman dimasuki adalah yang paling tengah. Dan sebab untuk bisa masuk surga melalui pintu tersebut adalah melakukan kewajiban kepada orang tua.’ (Tuhfah Al-Ahwadzi, 6: 8-9).

"Kalau orang tua kita masih hidup, manfaatkanlah kesempatan berbakti padanya walau sesibuk apa pun kita,"  

Wallahu waliyyut taufiq, hanya Allah yang memberi taufik.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya