Kewajiban Suami Terhadap Istri Apakah hanya Memberi Nafkah?

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 330 2421287 kewajiban-suami-terhadap-istri-apakah-hanya-memberi-nafkah-xVaMHgmrMD.jpg Kewajiban suami terhadap istri dan keluarga. (Foto:Freepik)

JAKARTA -  Kewajiban suami terhadap Istri bukan hanya memberi nafkah. Lebih dari itu juga berkewajiban mendidiknya dan mengajarinya ilmu agama yang benar. Selama ini mungkin yang diketahui hanya sekadar menunaikan kewajiban memberi nafkah  berupa makan, pakaian, tempat tinggal. Ternyata kewajiban suami lebih luas lagi

Akan tetapi, terdapat kewajiban penting yang banyak dilalaikan oleh para suami, yaitu mendidik dan mengajarkan perkara atau kewajiban2 alam agama kepada istrinya.

Baca Juga: Meluruskan Kesalahan Istri Perlu Kesabaran, Beri Kelonggaran Waktu Mengajarinya

Allah Ta'ala berfirman yang artinya :

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu (dan anakmu) dan istrimu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka.

Dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahriim: 6)

Dikutip dari grup akun Facebok Kumpulan Doa-Doa yang diposting Nikita Azka menuliskan sebagai berikut: Begitu pula pesan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Malik bin Huwairits radhiyallahu ‘anhu, setelah Malik dan rombongannya datang ke Madinah untuk khusus belajar agama kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selama kurang lebih dua puluh hari.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepada Malik bin Huwairits ketika mau pulang ke kampung asalnya, .

Baca Juga: Belajar Memahami Urusan Berebut Rezeki dari Kawanan Anjing

“Kembalilah ke istrimu, tinggallah di tengah-tengah mereka, ajarkanlah mereka, dan perintahkanlah mereka.” (HR. Bukhari no. 631, 7246, dan Muslim no. 674)

Jika suami tidak mampu mengajarkan agama kepada istri, maka kewajiban suami adalah mencarikan seseorang (misalnya, ustadz atau ustadzah) yang bisa mengajarkan perkara agama kepada istrinya. Atau suami mengizinkan istrinya untuk menghadiri majelis ilmu (pengajian) sehingga istri bisa belajar perkara agamanya.

Dan jika ada kebutuhan mendesak untuk meminta fatwa berkaitan dengan kejadian yang dialami istri (misalnya, apakah darah yang keluar adalah darah haidh ataukah bukan), maka kewajiban suami adalah menanyakan kepada orang yang berilmu tentangnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya