"Bagi umat Islam, agama bukan hanya domain pribadi dan hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan, tetapi agama mengatur kehidupan masyarakat dan dalam banyak hal agama bersentuhan dengan negara," imbuhnya.
Fuad menambahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 tidak mungkin berdiri tanpa toleransi positif dan pengorbanan umat Islam. Umat Islam dan para pemimpin Muslim berdiri paling depan dalam membela NKRI bersama dengan unsur kekuatan bangsa yang lainnya.
"Menjadi warga negara yang Pancasilais tidak harus bersikap alergi terhadap syariat Islam, dan menjadi Muslim yang taat di Indonesia tidak perlu menolak ideologi Pancasila, karena adanya paralelisme antara dasar negara Pancasila dengan ajaran Islam," tutupnya.
(Vitrianda Hilba Siregar)