Arab Saudi Resmi Buka Pendaftaran Haji 2021 hingga Pekan Depan

Hantoro, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 614 2424826 arab-saudi-resmi-buka-pendaftaran-haji-2021-hingga-pekan-depan-5BrMkchLkD.jpg Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Twitter @HaramainInfo)

PEMERINTAH Arab Saudi telah resmi membuka pendaftaran daring calon jamaah haji 2021. Orang-orang yang berada di Arab Saudi boleh mendaftar, termasuk perempuan tanpa mahram atau pendamping laki-laki.

Pendaftaran haji dibuka pada Minggu 13 Juni 2021 pukul 13.00 waktu setempat. Pendaftaran ditutup pada pekan depat, tepatnya Minggu 23 Juni pukul 22.00 waktu setempat. Tidak ada prioritas untuk pendaftar di gelombang awal ini.

Baca juga: Hanya untuk 60 Ribu Jamaah, Ini Syarat Haji 2021 

Adapun biaya untuk tiga paket yang disetujui Pemerintah Arab Saudi adalah 16.560 riyal Saudi (sekira Rp62 juta), 14.381 riyal Saudi (Rp54,5 juta), dan 12.113 riyal Saudi (Rp46 juta). Pajak akan ditambahkan ke harga setiap paket.

Berdasarkan keterangan laman resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, jamaah akan dibawa ke tempat-tempat suci ibadah haji menggunakan kendaraan bus yang maksimal berisi 20 orang.

Jamaah akan mendapat makan 3 kali sehari di Mina dan 2 kali makan (sarapan dan makan siang) di Arafah. Mereka akan mendapat makan malam di Muzdalifah. Layanan makanan dan minuman lainnya bakal tersedia, tetapi jamaah tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar Makkah.

Pendaftaran calon jamaah haji tahun ini akan melalui lima tahap. Ini termasuk calon jamaah wajib memberikan informasi kesehatan dan rincian pribadi berdasarkan surat-surat resmi yang dimiliki.

Baca juga: Menag: Pembatasan Kuota Haji Senapas dengan Semangat Indonesia Jaga Keselamatan Jamaah 

Setelah itu, sistem akan memverifikasi kelayakan pemohon haji berdasarkan data yang diberikan oleh Pusat Informasi Nasional.

Setelah permohonan diterima, calon jamaah haji bakal diberikan nomor registrasi untuk pertanyaan lebih lanjut. Setelah memastikan pemohon bebas covid-19, pesan teks dengan detail pembayaran akan dikirim.

"Izin haji hanya akan diberikan setelah pemohon memenuhi semua syarat, termasuk kondisi kesehatan. Kementerian berhak menolak permintaan jika ditemukan pelanggaran," jelas pihak kementerian, seperti dikutip dari laman Arab News, Senin (14/6/2021).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebelum izin haji dikirim, semua pemohon harus menyatakan tidak melakukan haji dalam 5 tahun terakhir, tidak menderita penyakit kronis, dan tidak terinfeksi covid-19.

Calon jamaah juga harus membuktikan belum pernah dirawat di rumah sakit karena penyakit kronis atau perawatan lainnya dalam 6 bulan terakhir.

Baca juga: Kuota Haji Hanya 60 Ribu Jamaah, Menag: Jauh Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu 

Pada hari Sabtu diumumkan bahwa 60 ribu jamaah akan diizinkan melakukan ibadah haji tahun ini yang dimulai pertengahan Juli.

Pihak berwenang juga mengatakan bahwa mereka yang ingin melakukan haji harus bebas dari penyakit kronis dan berusia antara 18 hingga 65 tahun.

Baca juga: Breaking News: Arab Saudi Putuskan Kuota Haji, Hanya untuk 60.000 Jamaah dari Dalam Negeri 

"Keputusan itu didasarkan pada keinginan Kerajaan memastikan para jamaah dan pengunjung di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi aman menunaikan ibadah haji dan umrah. Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan jamaah," terang pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Fase seleksi proses permohonan haji dimulai pada 25 Juni. Kemudian pemohon wajib membayar paket dalam waktu 3 jam setelah terpilih untuk menghindari pembatalan. Prioritas akan diberikan untuk pemohon yang belum pernah melakukan haji.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya