Hikmah di Balik Penyakit Ain Manusia Diingatkan Jangan Sombong dan Pamer

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 330 2425925 hikmah-di-balik-penyakit-ain-manusia-diingatkan-jangan-sombong-dan-pamer-AQbytqMS4R.jpg Jangan mudah men-share foto keluarga atau kekayaan di media sosial. (Foto: Freepik)

PENYAKIT ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan, baik itu pandangan hasad maupun pandangan kagum. Yang mana pandangan hasad tersebut kemudian dimanfaatkan oleh setan untuk mengganggu manusia. Penyakit ain bisa menyebabkan sakit, gila, bahkan kematian. 

Sehingga diingatkan hendaknya  berhati-hati men-share foto atau video diri,  keluarga kita atau anak  di sosial media di zaman kemajuan teknologi informasi saat ini.

Penyakit ain ini tidak terbatas hanya menimpa manusia namun juga bisa menimpa hewan, rumah, dan benda-benda lainnya.

‘Ain itu benar-benar ada, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

ﺍﻟﻌﻴﻦ ﺣﻖُُ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﺷﻲﺀ ﺳﺎﺑﻖ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﻟﺴﺒﻘﺘﻪ ﺍﻟﻌﻴﻦ

“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya” [HR. Muslim 2188]

Baca Juga: Bahaya Ghibah Termasuk di Medsos Bikin Bangkrut di Akhirat

Sebagian ulama mengatakan bahwa dzat ‘ain itu sendiri yang langsung merusak. Namun sikap diri juga harus pertengahan, jangan sedikit-sedikit merasa terkena ain.

Ustaz dr Raenul Bahraen menjelaskan bahwa Syaikh Utsaimin pun mengatakan, “Engkau terkena ain bukan sebab rumahmu besar atau semisalnya. Tapi sebab kurang berdzikir.

Dalil bahwa hasad dan orang yang hasad dapat memberikan keburukan adalah surat Al Falaq ayat 5, 

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“… dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

Sedangkan untuk dalil bahwa kagum juga dapat mengakibatkan keburukan ‘ain adalah hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pada suatu waktu ada seorang sahabat yang terkena ‘ain karena pujian dan kekaguman sahabat lainnya, kemudian rasulullah bersabda: 

قَالَ عَلَامَ يَقْتُلُ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ أَلَّا بَرَّكْتَ

Baca Juga: Khutbah Iblis Menyayat Hati Hingga Pengikutnya Sedih di Atas Kesedihan

“atas dasar apa engkau hendak membunuh saudaramu (dengan pujian tersebut)? Mengapa engkau tidak memohonkan keberkahan untuknya?” [HR. Ibnu Majah 3509]

Jadi ketika kita memuji orang lain jangan lupa ucapkan doa keberkahan seperti “baarakallahu fiik” (semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu) dan sejenisnya.

Di Balik Penyakit Ain Ada Hikmah Luar Biasa.

Melansir laman Muslimafiyah pada Rabu (16/6/2021) mengungkapkan  hikmah dari ain adalah agar kita tidak sombong dan pamer. Bukan masalah kita dianugerahkan kekayaan. Yang mejadi masalah adalah ketika kita sombong di hadapan manusia dan kita pamerkan.

Bukan masalah bayi kita imut, ketika lahir ia lucu dan menggemaskan itu bukanlah sebuah kesalahan. Namun yang menjadi masalah ketika kita sombong lalu memamerkan kepada manusia dan lalai dari dzikir. Jika sudah sombong sudah pasti lalai.

Bukan sebuah kesalahan kita memiliki rumah yang bagus, mobil bagus dan semacamnya. Namun menjadi masalah ketika kita sombong dan memamerkan kepada manusia.

Apalagi di zaman sekarang dengan adanya sosial media, dengan mudahnya kita pamer apapun itu.

Semoga Allah memberikan kita perlindungan dari segala macam keburukan yang diakibatkan pandangan kagum dan hasad orang lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya