Sementara itu, gambaran neraka menurut Ali dari segi makanan dan minumannya begitu menyiksa. Penghuninya akan memakan buah zakun (pahit, bau, dan berduri) yang tumbuh di dasar neraka, dan minum dari air yang sangat panas (QS. Shafat: 62-76), juga minum air tembaga yang mendidih yang dapat menghanguskan wajah (QS. Kahfi: 29). Tidak cukup sampai di situ, penghuni neraka akan meminum air yang mendidih hingga perutnya hancur meleleh dari telapak kaki hancur lalu dikembalikan ke posisi semula (HR. Tirmdizi).
Para penghuni neraka juga memakai pakaian yang terbut dari api, disiram air mendidih pada kepala dan dicambuk besi (QS. Al-Hajj 19-22). Pada bagian kulitnya akan hancur lalu diganti dengan kulit baru untuk benar-benar merasakan siksa neraka (QS. An-Nisa: 56). Penghuni neraka tidak mati selamanya (QS. Al-A’la: 13), bahkan tidak akan mendapat rahmat Allah (QS. Mutafifin: 15).
(Vitrianda Hilba Siregar)