UBAN rambut yang tumbuh di kepala ternyata pertama kali dialami manusia adalah Nabi Ibrahim Alaihi Salam (AS). Bukan tanpa sebab Allah Ta'ala menumbuhkan uban itu agar Nabi Ibrahim bentuk rupanya tidak sama dengan anaknya, Nabi Ishaq.
"Nabi Ibrahim dan Ishaq itu sangatlah mirip. Jadi Allah memberikannya pembeda, yaitu tumbuh uban di rambut Nabi Ibrahim," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone belum lama ini.
Baca Juga: Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur Malam Berwudhu Zikir dan Berdoa
Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa salah satu tumbuhnya uban yaitu untuk pembeda. Seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Ishaq Alaihi Salam.
Ia megatakan, pernah suatu hari Ishaq disapa oleh salah satu masyarakat mengucapkan 'Assalamualaikum yaa Khalilullah'. Kemudian putra Ibrahim itu terkejut karena dirinya disangka ayahnya.
Kemudian Ishaq menjawab, "Ini aku Ishaq, anak dari Ibrahim. Ia (ayahnya) lebih baik aku seperti budaknya, dan ia seperti majikannya,”
Baca Juga: Bersholawat Sesuai Dicontohkan Rasulullah dengan Menyebut Juga Sholawat Ibrahimiyyah
Oleh karena itu Allah pun menumbuhkan uban di kepala kekasih Allah Subhanahu wa ta’ala itu. Melihat adanya uban di kepalanya Nabi Ibrahim sebenarnya sedih. Namun semua itu ia terima dengan ikhlas karena apa yang terjadi kepadanya, termasuk tumbuh uban adalah kehendak dari Allah.
"Nabi Ibrahim bertanya 'Ya Allah apakah ini uban?'. Kemudian Allah menjawab pertanyaan kekasihnya itu: 'Benar, itu tanda kewibawaan dan kebijaksanaan' dan Ibrahim malah meminta ditambahkan kewibawaannya itu," tuturnya.
(Vitrianda Hilba Siregar)