BANYAK amalan sunah yang bisa dilakukan kaum Muslimin untuk menambah pahala. Salah satunya adalah sholat awwabin. Dari segi bahasa, Awwabun berasal dari bahasa Arab yakni Awab yang artinya 'rujuk'.
Makna Awwab adalah rajja’ atau munib yaitu orang yang sering bertobat (dari dosa dan kesalahan). Sholat awwabin adalah sholat orang-orang yang taat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Dikutip dari laman Rumaysho, Kamis (26/8/2021), Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal menjelaskan bahwa sholat awwabin bisa merujuk pada dua maksud.
Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Istikharah untuk Memilih Jodoh Terbaik
1. Sholat awwabin adalah sholat dhuha
Hal ini berdasarkan riwayat hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:
لاَ يُحَافِظُ عَلَى صَلاَةِ الضُّحَى إِلاَّ أَوَّابٌ، وَهِيَ صَلاَةُ الأَوَّابِيْنَ
Artinya: "Tidaklah menjaga sholat sunah dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah sholat awwabin." (HR Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syekh Al Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib 1: 164)
Imam Nawawi rahimahullah berkata, "Awwab adalah muthii’ (orang yang taat). Ada pula ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taat." (Syarh Shahih Muslim, 6: 30)

Baca juga: Bolehkah Muazin Merangkap Jadi Imam Sholat Berjamaah?
Kemudian dalam riwayat hadis Zaid bin Arqam Radhiyallahu anhu, ia berkata:
خَرَجَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِ قُبَاءَ وَهُمْ يُصَلُّونَ، فَقَالَ: صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ إِذَا رَمِضَتِ الْفِصَالُ
Artinya: "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam keluar menuju orang-orang di masjid Quba’ di mana mereka sedang melaksanakan sholat. Maka Beliau Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda, 'Shalat awwabin dilakukan saat anak-anak unta telah kepanasan." (HR Muslim Nomor 748)