Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jauhi Rasa Dendam karena Dapat Menimbulkan Fitnah

Laras Dwi Sasmita , Jurnalis-Jum'at, 27 Agustus 2021 |17:30 WIB
Jauhi Rasa Dendam karena Dapat Menimbulkan Fitnah
Jauhi dan buang sifat menyimpan rasa dendam. (Foto: Flexymedia)
A
A
A

MENYIMPAN rasa dendam sangat tidak baik bahkan memiliki dendam terhadap orang lain menjadi salah satu perbuatan yang dibenci Allah SWT.

Dalam tausyiah di Siraman Qolbu, Ustadz Danu mengatakan bahwa ketika memaafkan seseorang, tetapi sulit melupakan kesalahannya itu, maka Islam memperbolehkannya. Namun hal ini harus terbebas dari rasa marah atau dendam.

"Sebenarnya untuk sulit melupakan ini bisa diperbolehkan kalau ingat masalahnya atau tidak dilupakan masalahnya. Tetapi yang tidak boleh adalah dendam atau masih marah," ujar Ustadz Danu di Official YouTube iNews, Jumat (27/8/2021)

Baca Juga: 5 Cara Sukses Nabi Muhammad SAW Berbisnis

Karena memaafkan seseorang menjadi kewajiban dan termasuk ketakwaan bagi setiap manusia umat muslim yang telah diajarkan Allah SWT dalam Alquran. Ustadz Danu juga mengungkapkan bahwa Allah SWT sangat menyukai sifat sabar.

Baca Juga: Begini Akibat Jika Bersandar Harapan dan Mencari Ridha kepada Manusia

"Allah bercerita di dalam Alquran, ampuni dosa-doa mereka kepada Allah. Didalam cerita ini, Allah mengajukan dan mengajarkan kepada kita yang belajar takwa untuk memaafkan itu adalah kewajiban. Tak perlu membalas karena Allah menyukai orang-orang yang sabar," ucap Ustadz Danu.

"Didoain kesalahan saudara kita kepada Allah, bukan sebaliknya memfitnah ini bahaya. Ini yang harus kita pahami memaafkan kewajiban seorang muslim karena berhubungan dengan ketakwaan," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement