Waspada, Ini 3 Golongan Manusia yang Tidak Diajak Bicara Allah pada Hari Kiamat

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 22:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 330 2464019 waspada-ini-3-golongan-manusia-yang-tidak-diajak-bicara-allah-pada-hari-kiamat-ScJF2sCfn7.jpg Ilustrasi ada golongan orang yang tidak akan diajak berbicara oleh Allah Ta'ala di akhirat kelak. (Foto: Freepik)

USTADZ Dr Khalid Basalamah Lc MA mengungkapkan ada tiga golongan manusia yang tidak akan diajak bicara dan diabaikan Allah Subhanahu wa ta'ala pada hari kiamat kelak. Ustadz Khalid pun memberikan ciri-cirinya berdasarkan dalil yang sahih.

Mengutip dari hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, terdapat tiga golongan manusia yang tidak akan diajak bicara oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dan tidak pula disucikan dari dosa yang diperbuat.

"Allah tidak akan menyucikan mereka di timbangan amal. Allah juga siapkan dia azab yang pedih," ungkap Ustadz Khalid Basalamah, dinukil dari unggahan di akun Instagram-nya @khalidbasalamahofficial.

Baca juga: Berbakti kepada Orangtua Wujud Syukur atas Nikmat Allah Ta'ala 

1. Lansia yang berzina

Pertama adalah orang lanjut usia (lansia) yang berzina. "Mungkin jika anak muda berzina masih ada sebabnya, walaupun itu dosa. Tapi jika sudah orangtua, kakek-kakek, nenek-nenek, itu menjadi tanda tanya, kenapa dia berzina? Tidak ada uzurnya. Tidak ada hajat untuk itu," kata Ustadz Khalid.

Para lansia sebenarnya sudah diberi peringatan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dengan membuat rambutnya beruban, kulit keriput, perubahan dari cantik dan gagah menjadi jelek, itu adalah perubahan yang umum. Belum lagi tenaganya yang kian berkurang, badan membungkuk yang mana seharusnya menjauhi larangan Allah Ta'ala.

"Maka itu, siksaannya akan lebih berat, karena murkanya Allah," sambung pendakwah kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, ini.

Baca juga: Kenapa Baca Alhamdulillah Usai Makan? Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah 

2. Orang miskin yang sombong

Kemudian golongan kedua adalah orang miskin yang sombong. Sebab ketika orang dalam keadaan miskin, maka tidak ada yang perlu disombongkan.

"Kalau orang kaya sombong, enggak boleh, dosa. Bahkan Nabi Shallallahu alaihi wassallam berkata 'Siapa di dalam hatinya ada sebesar biji sawi dari kesombongan maka tidak akan mencium bau surga'," terang Ustadz Khalid.

"Justru jika ada orang yang fakir atau miskin seharusnya bisa lebih merendah, karena dengan tidak ada pemicunya dan menjadi sombong, maka siksaannya lebih berat," tambah dia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Pedagang bersumpah di atas dusta

Sedangkan golongan ketiga ialah orang berdagang dan bersumpah dusta atas nama Allah demi melariskan barang dagangannya.

"Jika memang orang suka dengan dagangannya maka akan dibeli, jika tidak ya sudah. Karena untuk apa seperti ini? Melibatkan Allah hanya untuk mencari uang. Maka ini hukumannya juga berat," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Jalan Mudah Menuju Surga, Tuntutlah Ilmu 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya