Share

Banyak Orang Kaya Tidak Lulus dengan Ujian Kekayaannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 330 2465092 banyak-orang-kaya-tidak-lulus-dengan-ujian-kekayaannya-sz9KfF6XOn.jpg Banyak orang kaya tidak lulus dengan ujian kekayaanya. (Foto: Freepik)

KEKAYAAN berlimpah semua orang pasti menginginkan kaya raya. Namun perlu diingat kekayaan yang diberikan Allah Ta'ala itu adalah ujian. Nah ternyata dari ujian kekayaan itu banyak yang tidak lulus.

Sebagaimana diketahui bahwa ujian itu bisa berupa kebaikan dan keburukan, bisa berupa hidup kaya atau hidup miskin. Sebagaimana firman Allah,

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai ujian/ftinah.” (QS Al-Anbiyaa: 35)

Baca Juga: Seorang Muslim Jangan Sia-siakan Waktu, Bisa Jadi Ajalnya Sudah Dekat

"Ternyata banyak yang tidak lulus dengan ujian yang diberikan berupa kekayaan. Buktinya adalah mayoritas penduduk surga adalah orang miskin. Berarti banyak orang kaya yang tidak lulus ujian kekayaan dan orang miskin banyak yang lulus. Orang kaya juga banyak yang tertahan (lama hisabnya) untuk masuk surga," sebut Ustaz Raenul Bahraen dalam akun Instagramnya@raenul_bahraen.

Lebih lanjut Ustaz Raenul Bahraen menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Saya pernah berdiri di pintu surga, ternyata umumnya orang yang memasukinya adalah orang miskin. Sementara orang kaya tertahan dulu (masuk surga). Hanya saja, penduduk neraka sudah dimasukkan ke dalam neraka.”

Baca Juga: Begini Akibat Jika Bersandar Harapan dan Mencari Ridha kepada Manusia

Mengapa demikian? Karena orang kaya merasa cukup dengan hartanya sehingga kurang merasa butuh Allah apalagi ditambah dengan kesombongan akan hartanya.

Syaikh Al-‘Utsaimin menjelaskan hadits ini,

“Orang kaya merasa dirinya sudah cukup dengan hartanya sehinga mereka sedikit beribadah dibandingkan orang miskin.”

Inilah maksud Ayat bahwa manusia akan melampui batas ketika merasa berkecukupan dengan hartanya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. (QS. Al ‘Alaq: 6-8).

Apakah tidak boleh Kaya? Tentu tidak, bahkan jika memang ia bisa menjadi kaya, maka jadilah orang kaya dan tidak lupa gunakan kekayaan itu untuk membantu agama Allah dan menolong sesama manusia. Yang perlu diingat:

“Semakin kaya semakin dermawan, bukan semakin meningkatkan gaya hidup”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini