Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penggunaan Media Sosial Konten Islam Ungkap Milenial Medan Ingin Menjadi Muslim yang Baik

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 04 September 2021 |17:00 WIB
Penggunaan Media Sosial Konten Islam Ungkap Milenial Medan Ingin Menjadi Muslim yang Baik
Fakrur Rozi foto bersama dengan penguji serta keluarga usai promosi doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. (Foto: Ist)
A
A
A

“Model Tabayyun Digital perlu dilakukan sebagai upaya memastikan motif (kepercayaan) dan harapan (evaluasi) untuk kepuasan yang diinginkan dan kepuasan yang diperoleh pengguna media sosial konten Islami, bukan hasil manipulasi dari algoritma,” lanjutnya.

Harapannya, masyarakat dapat memahami media sosial konten islami sebagai entitas ruang publik virtual memiliki teknis algoritma tertentu yang berpotensi menimbulkan bias pengetahuan dan pemahaman tentang Islam.

Menurut anak dari pasangan Ibnu Hajar Arbi (alm) dan Syafridayani ini, pemerintah dapat memperkuat budaya literasi melalui kampanye Tabayyun digital di masyarakat, peneliti juga mendorong para ulama, tokoh yang membuat konten islami di media sosial perlu menyediakan waktu untuk melayani Tabayyun digital pengguna konten islami yang disampaikan di kolom komentar ataupun kolom pesan langsung (direct message).

Atas hasil sidang terbuka secara daring/luring (hybrid) Rozi dinyatakan lulus dengan predikat "Terpuji" dengan nilai 93 dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,78.

Sementara penguji sidang ini adalah Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si (Universitas Sumatera Utara/Wakil Ketua Umum PP ASPIKOM), Dr. Rubino, MA dan Dr. Ahmad Tamrin Sikumbang, MA. Sidang ini diketuai langsung oleh Rektor UIN Sumut, Prof Dr Syahrin Harahap, MA.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement