KEUTAMAAN Surah Al Ghasyiyah sama dengan surah-surah lainnya mempunyai keutamaan. Al Ghasyiyah artinya Hari Pembalasan, termasuk surah Makkiyah, 26 ayat. Surah Al Ghasyiyah berada dalam urutan ke-88 setelah Surah Al A'la.
Dari An-Numan ibnu Basyir yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAWacapkali membaca surat Al-Ala dan surat Al-Ghasyiyah dalam sholat hari raya dan sholat Jumat.
Baca Juga: Mitos Adik Menikah Duluan Bakal Datangkan Kesialan Hukumnya Syirik
Imam Malik telah meriwayatkan dari Damrah ibnu Said, dari Ubaidillah ibnu Abdullah, bahwa Ad-Dahhak ibnu Qais bertanya kepada An-Numan ibnu Basyir tentang surat apa yang dibaca oleh Rasulullah Saw dalam salat Jumat di samping surat Al-Jumuah? Maka An-Numan ibnu Basyir menjawab, bahwa ia adalah surat Al-Ghasyiyah.
Surat Al Ghasyiyah berisi pembalasan bagi mereka yang tidak beriman kelak di hari kiamat. Dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa Allah akan melakukan perhitungan terhadap amal perbuatan yang telah mereka kerjakan.
Baca Juga: Tabarruj Apa Artinya dan Mengapa Harus Dihindari Muslimah
Allah akan membalaskannya kepada mereka. Jika amalnya baik, maka balasannya baik; dan jika amalnya buruk, maka balasannya buruk pula.
Karena itu, jika imam membaca ayat terakhir dari surat ini yakni {ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ} artinya: kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah menghisab mereka".
Menurut ulama tafsir, ketika mendengar ayat tersebut dianjurkan untuk membaca rabbi hasibni hisaban yasiira. Ya Tuhanku hisablah hamba dengan hisab yang ringan.
hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim, dari Sayidah Aisyah, dia berkata: “Saya mendengar Nabi Saw berkata, ‘Allohumma hasibni hisaban yasira.’ Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud hisab yang ringan?’ Nabi Saw berkata, ‘Dia diperlihatkan kesalahannya kemudian dia diampuni. Sesungguhnya siapa saja yang dipersulit hisabnya pada hari itu, maka dia celaka.”
(Vitrianda Hilba Siregar)