Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malam Jumat Sunah Rasul Diindentikan Hubungan Intim Suami Istri Adalah Hadis Palsu

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Jum'at, 10 September 2021 |19:31 WIB
Malam Jumat Sunah Rasul Diindentikan Hubungan Intim Suami Istri Adalah Hadis Palsu
Malam Jumat Sunah Rasul diiidentikan hubungan intim suami istri adalah hadis palsu. (Foto:Freepik)
A
A
A

MALAM Jumat Sunah Rasul diidentikan sebagian publik dengan hubungan intim suami istri adalah hadis palsu. Apa latar belakang penyebutan Sunah Rasulullah SAW menjadi sebuah aktivitas hubungan intim suami istri? Benarkah malam Jumat sebagai malam yang dianjurkan untuk berhubungan suami istri? Ketahuilah bahwa pernyataan ini menukil hadis palsu.

Sunnah Rasulullah SAW dalam pandangan syariat adalah sikap, tindakan, aktivitas, ucapan dan cara Rasulullah SAW menjalani kehidupanya sehari-hari.

Ada perkataan yang dianggap sebagai hadis yang beredar di masyarakat yakni:

Baca Juga: Mitos Adik Menikah Duluan Bakal Datangkan Kesialan Hukumnya Syirik

"Barang siapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (Kamis malam), maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi. (Dalam hadis yang lain disebutkan sama dengan membunuh 1.000 atau 7.000 Yahudi)

Ustaz Abdullah Zaen, M.A, menegaskan belum pernah menemukan ayat Alquran atau hadis sahih yang menunjukkan anjuran tersebut. Jika ada yang menyampaikan hal tersebut, maka diminta untuk menyampaikan dalilnya yang sahih.

Baca Juga: Sholat 5 Waktu, Jangan Tinggalkan Sesulit Apapun Keadaan

"Hadis di atas tidak akan kita temukan dalam kitab manapun, baik kumpulan hadis dhaif (lemah) apalagi sahih. Artinya, hadis Sunah Rasul SAW pada malam Jumat tersebut, apalagi sama dengan membunuh 100 Yahudi, adalah bukan hadis, alias palsu, yang dikarang oleh orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya melansir laman Konsultasisyariah pada Kamis (9/9/2021) .

Dia juga menyebutkan tidak ada asal usulnya hadis tersebut, jadi jangan digunakan sebagai hujjah. Dan mulai sekarang, stop menggunakan hadis palsu untuk mengatasnamakan Sunah Rasulullah SAW.

Baca Juga:  Benarkah Gunung Memengaruhi Turunnya Hujan? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Setop mengatakan sunah untuk pembenaran otak kotor dalam hubungan suami istri yang hanya di khususkan pada waktu tertentu, yaitu ”Malam Jumat’. Karena Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang menyebutkan sesuatu dariku sedangkan aku tidak pernah menyebutnya, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di Neraka” [Diriwayatkan oleh al-Bukhari – no: 109].

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement