10 Tanda Datangnya Kiamat, Salah Satunya Terjadi di Hari Jumat

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 330 2489920 10-tanda-datangnya-kiamat-salah-satunya-terjadi-di-hari-jumat-9Hw74QGDhC.jpg Ilustrasi tanda-tanda hari kiamat. (Foto: Pixabay)

MEMERCAYAI hari kiamat merupakan salah satu rukun iman di dalam Islam. Pada hari tersebut manusia akan dibangkitkan kembali, dikumpulkan di Padang Mahsyar, kemudian segala amal perbuatan dihisab.

Namun datangnya kiamat kecil (sugra) dan kiamat besar (subro) sudah diperingatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, meski kekasih paling dicintai Allah Subhanahu wa ta'ala ini pun tidak tahu kapan datangnya hari akhir tersebut.

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Jumat 22 Oktober 2021M/15 Rabiul Awal 1443H 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Al A’raf:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ

Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, 'Bilakah terjadinya?' Katakanlah, 'Sungguh pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia." (QS Al A’raf: 187)

Sekretaris Dewan Keluarga Masjid (DKM) Masjid El Syifa Ciganjur Ustadz Hadi Saifullah mengatakan ada banyak hadis yang meriwayatkan tanda-tanda kiamat sugra maupun subro. Semua tanda itu akan muncul ketika kiamat benar-benar akan datang.

"Ada banyak hadis yang berbicara tanda-tanda kiamat, dan tanda-tanda itu sudah banyak yang tampak," katanya saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Jumat 22 Oktober 2021M/15 Rabiul Awal 1443H 

Kemudian dalam hadis lainnya yang diriwayatkan Imam Muslim dalam kitab sahihnya berikut ini:

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

Artinya: "Dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, 'Apa yang kalian bicarakan?' Kami menjawab, 'Kami membicarakan kiamat.' Ia bersabda, 'Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.' Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dabbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya'juj dan Ma'juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat, dan gerhana di jazirah Arab; dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menuturkan tanda-tanda kiamat makin dekat diungkapkan dalam beberapa hadis; di antara kiamat itu tidak akan datang hingga:

1. Munculnya berbagai macam fitnah dunia.

إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِـي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا، اَلْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ وَالْقَائِِمُ خَيْـرٌ مِنَ الْمَاشِي، وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِي، فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمُ الْحِجَارَةَ، فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدِكُمْ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنَيْ آدَمَ.

Artinya: "Sesungguhnya menjelang datangnya hari kiamat akan muncul banyak fitnah besar bagaikan malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir di sore hari, di sore hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir pada pagi hari. Orang yang duduk saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika salah seorang dari kalian dimasukinya (fitnah), maka jadilah seperti salah seorang anak Adam yang paling baik (Habil)." (HR Imam Ahmad)

Baca juga: Masuk Islam, Perempuan Selandia Baru Ini Dapat Cobaan Dijauhi Ibunya 15 Tahun 

2. Diangkatnya ilmu dengan banyaknya ulama yang wafat, perginya orang alim dari dunia dan kebodohan di mana-mana.

3. Maraknya perzinahan di mana-mana.

4. Maraknya pembunuhan.

5. Waktu kian terasa cepat berputar.

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونَ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ، وَيَكُونَ الشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ، وَتَكُونَ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ، وَيَكُونَ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ، وَتَكُونَ السَّاعَةُ كَاحْتِرَاقِ السَّعَفَةِ.

Artinya: "Tidak akan tiba hari kiamat hingga zaman berdekatan, setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan sehari, sehari bagaikan sejam dan sejam bagaikan terbakarnya pelepah pohon kurma." (HR Ahmad)

6. Fenomena banyaknya peristiwa gempa bumi

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ

Artinya: "Tidak akan tiba hari kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi." (HR Bukhari)

Baca juga: Cerita Mualaf Cantik Akaela Feng, Makin Pelajari Islam Makin Jatuh Hati 

7. Mengeringnya Sungai Eufrat

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ، يَقْتَتِلُ النَّاسُ عَلَيْهِ، فَيُقْتَلُ مِنْ كُلِّ مِائَةٍ، تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ، وَيَقُولُ كُلُّ رَجُلٍ مِنْهُمْ: لَعَلِّي أَكُونُ أَنَا الَّذِي أَنْجُو

Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi sampai al-furat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya. Dari setiap seratus orang (yang memperebutkannya), terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka mengatakan, 'Mudah-mudahan akulah orang yang selamat'." (HR Muslim)

8. Datangnya 10 peristiwa besar, dimulainya kiamat.

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

Artinya: "Dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, 'Apa yang kalian bicarakan?' Kami menjawab, 'Kami membicarakan kiamat.' Ia bersabda, 'Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.' Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dabbah)."

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Kurma Tumbuh dalam 5 Fase Kehidupan, Ini Urutannya 

9. Munculnya dukhan atau kabut tebal.

"Sesungguhnya kiamat itu adalah peristiwa yang Haq, dan wajib kita imani, wajib kita yakini bahwa memang kehidupan di dunia ini berakhir dengan kiamat. Sebagai bagian dari keimanan, kiamat adalah peristiwa yang pasti dan penuh pelajaran yang berharga, sebuah alarm dan pengingat diri bahwa kita hidup di dunia sementara, sebab dunia pun juga fana' (akan rusak) dan musnah pada akhirnya," tutur Ustadz Hadi Saifullah.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا

Artinya: "Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.' Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya." (QS Al Ahzaab: 63)

"Kiamat adalah perkara ghaib yang menjadi preogratif Allah Subhanahu wa ta'ala dalam menentukan kapan dunia akan berakhir, tidak berlaku prediksi, ramalan, apalagi ilmu cocok-cocokan, semuanya bergantung dalam kekuasaan dan keagungan pemilik semesta raya, Allah Al-Akbar," katanya.

Baca juga: Kisah Mualaf Cantik Amerika Berjuang Keras demi Bisa Memakai Hijab 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: 'Bilakah terjadinya?' Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui'." (QS Al A’raf: 187)

Sebagai seorang hamba Allah, harusnya lebih baik dan utama kaum Muslimin mempersiapkan amal ibadah, memperbaiki diri, menyiapkan segala bentuk ibadah ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

10. Terjadi di hari Jumat

Allah Subhanahu wa ta'ala telah menentukan hari kiamat yakni terjadi pada Jumat. Sebagaimana firman-Nya:

يَسْـَٔلُكَ ٱلنَّاسُ عَنِ ٱلسَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ ٱلسَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا

Artinya: "Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.' Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya." (QS Al Ahzab: 63)

Baca juga: 7 Amalan di Hari Jumat, Berikut Keutamaan dan Manfaatnya 

Ayat ini dengan jelas menerangkan kapan terjadinya kiamat hanya Allah Subhanahu wa ta'ala yang tahu. Akan tetapi, Allah Ta'ala juga yang memberi tahu bahwa kiamat akan terjadi pada hari Jumat melalui Rasul-Nya.

Rasullullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: "Kiamat tidak akan terjadi, kecuali hari Jumat." (HR Imam Ahmad, Muslim dan At Thirmidzi)

Wallahu a'lam bishawab.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya