Share

Jamaah Umrah Berangkat Desember Ini? Wamenag: Masih Banyak yang Harus Dituntaskan

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 614 2511235 jamaah-umrah-berangkat-desember-ini-wamenag-masih-banyak-yang-harus-dituntaskan-oLOFm9dHf4.jpg Wamenag Zainut Tauhid Saadi. (Foto: Novie Fauziah/Okezone)

KERAJAAN Arab Saudi telah mengizinkan jamaah Indonesia melaksanakan ibadah umrah. Direncanakan pemberangkatan jamaah umrah Tanah Air dimulai pada bulan Desember 2021 ini. Lantas, apakah Indonesia dalam waktu dekat segera mengirim jamaah umrah ke Tanah Suci?

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan terkait rencana pemberangkatan jamaah umrah sedang menunggu kepastian. Mengingat, Arab Saudi baru saja melaporkan adanya kasus warga negaranya terinfeksi covid-19 varian omicron.

Baca juga: Varian Omicron Bahayakan Jamaah Umrah, Ini Antisipasi dari Menag 

"Jadi kami dari Kemenag pasti akan terus mengikuti perkembangan yang ada," ujar Wamenag saat ditemui di Kantor Kemenangan Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Kamis 2 Desember 2021.

Kemudian mengenai rencana keberangkatan pada bulan Desember 2021 ini, Wamenag mengatakan bakal terus mempersiapkan dan berkoordinasi dengan pihak otoritas Arab Saudi. Tujuannya untuk menyelesaikan teknis pemberangkatan para calon jamaah umrah.

Baca juga: Kemenag RI dan Kemenhaj Saudi Bahas Teknis Umrah, Ini Skenarionya 

Ia melanjutkan, ada juga beberapa hal yang harus diselesaikan, di antaranya mengintegrasikan antara data di aplikasi PeduliLindungi dengan Tawakalna milik Kerajaan Arab Saudi. Kemudian integrasi sistem vaksinasi Indonesia dengan Arab Saudi.

"Saya kira masih banyak hal yang harus dituntaskan dan teknis di dalam negeri. Jadi saya kira kalau itu diselesaikan, sudah bisa berangkat," terang Wamenag.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara berdasarkan data Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji khusus (Siskopatuh), sampai saat ini terdapat 59.757 jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya akibat terdampak pandemi covid-19.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan ada sebanyak 18.752 orang yang telah memiliki visa dan siap diberangkatkan.

Baca juga: Ditinjau BNPB, Asrama Haji Pondok Gede Layak Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah 

"Jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya menjadi prioritas yang diberangkatkan pada tahap awal dibukanya penyelenggaraan umrah pada bulan Desember nanti," kata Menag dalam keterangan resminya.

Akan tetapi, lanjut dia, dari 18.752 orang, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak orang yang akan berangkat ke Tanah Suci. Namun, hal tersebut dapat dilihat berdasarkan tingkat usia yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi yakni 18 hingga 65 tahun.

Baca juga: Menag Umumkan Penerbangan dari Indonesia Kini Bisa Langsung ke Arab Saudi 

"Kita punya rincian secara umum dari yang pegang visa dan kemungkinan berangkat kita bisa lihat dari statistik usianya, yang kurang dari 18 tahun artinya dia tidak bisa berangkat karena peraturan umur itu adalah 889 calon jamaah dan yang lebih dari 65 tahun itu ada 2.549," papar Menag saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Selasa 30 November 2021.

"Sementara umur di range yang diperkenankan untuk bisa masuk ke Saudi Arabia itu sejumlah 15.314," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini