SETIAP Muslim berharap doa yang dipanjatkan selalu dikabulkan Allah Subhanahu wa ta'ala. Sebab, hanya Allah Ta'ala yang memiliki kekuasaan melakukannya. Tapi tahukah bahwa ada syarat dan kondisi doa-doa kaum Muslimin dikabulkan Allah Ta'ala.
Sebagaimana dihimpun dari laman Muslim.or.id, Ustadz Muhammad Saifuddin Hakim PhD menerangkan bahwa doa termasuk ibadah yang paling agung. Doa bukan sekadar kalimat-kalimat yang diucapkan secara lisan. Akan tetapi, lebih dari itu.
Nah, apa saja sebab-sebab doa akan dikabulkan Allah Subhanahu wa ta'ala? Berikut ini empat di antaranya.
Baca juga: Terungkap! Ini Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat
1. Menyebut nama dan sifat Allah Ta'ala
Berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan menyebutkan nama dan sifat Allah Ta’ala. Misalnya yaa Rahmaan, yaa Rahiim, yaa Allah, dan sebagainya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ
Artinya: "Hanya milik Allah asmaa-ul husna. Maka mohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya." (QS Al-A’raf: 180)
Baca juga: Simak! Doa saat Turun Hujan Lebat Disertai Petir Menggelegar
2. Ikhlas
Mengikhlaskan doa tersebut untuk Allah Subhanahu wa ta’ala, konsisten (istikamah), dan menjauhi kemusyrikan. Allah Ta’ala berfirman:
فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Artinya: "Maka berdoalah (sembahlah) Allah Ta’ala dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya)." (QS Ghaafir: 14)
Maka itu, tauhid (ikhlas) merupakan syarat terkabulnya doa tersebut. Sebab, tauhid akan mendekatkan seseorang kepada Allah Ta’ala dan sebagai sarana (wasilah) dikabulkannya doa seorang hamba.
Baca juga: Catat! 2 Doa Buka Puasa Senin Kamis Sesuai Sunah Nabi
3. Di waktu mustajab
Mencari waktu-waktu yang merupakan waktu istimewa (mustajab) terkabulnya doa. Hal yang dituntut dari seorang Muslim adalah berdoa secara terus-menerus di waktu kapan pun. Akan tetapi, seorang Muslim juga hendaknya memerhatikan waktu-waktu khusus yang lebih besar kemungkinan untuk dikabulkan.
Misalnya ketika bersujud, atau di akhir malam, atau di bulan Ramadhan, lebih khusus lagi di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Ini adalah waktu-waktu istimewa, sehingga hendaknya lebih banyak berdoa di waktu-waktu tersebut dibandingkan di waktu lainnya.
Baca juga: Berkaca dari Kecelakaan Rafathar dan Mbak Lala, Baca Doa Ini ketika Naik Kendaraan
4. Sepenuh hati
Berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sepenuh hati, menghadirkan hatinya untuk benar-benar dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Tidak berdoa dengan hati yang lalai dan berpaling, sehingga hanya menggerakkan lisannya saja, sedangkan hatinya berpaling memikirkan yang lainnya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ
Artinya: "Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Dan ketahuilah, sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah mengabulkan doa dari hati yang lalai dan berpaling." (HR Tirmidzi Nomor 3488 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 1/493).
Wallahu a'lam bishawab.
Baca juga: Viral Arya Saloka Usaha Roti Bayarnya Pakai Doa: Untungnya dari Allah Ta'ala
(Hantoro)