Share

Kisah Rasulullah Dilindungi Jaring Laba-Laba hingga Selamat dari Kejaran Kaum Quraisy

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 614 2532194 kisah-rasulullah-dilindungi-jaring-laba-laba-hingga-selamat-dari-kejaran-kaum-quraisy-nq3I5IXer4.jpg Ilustrasi kisah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dilindungi jaring laba-laba. (Foto: Unsplash)

RASULULLAH Shallallahu alaihi wassallam merupakan makhluk paling mulia dan kekasih Allah Subhanahu wa ta'ala. Beliau selalu mendapat perlindungan dari Allah Ta'ala ketika mendapat kesulitan. Salah satunya dalam kisah Rasulullah dilindungi oleh jaring laba-laba.

Dikutip dari laman About Islam, suatu hari Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersembunyi di sebuah gua didampingi sahabatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq, karena dikejar oleh sekelompok kaum kafir Quraisy. Rasulullah dan Abu Bakar berhasil keluar Makkah, meski sudah larut malam, mereka tetap berjalan mencari perlindungan.

Baca juga: Abu Nawas Porak-porandakan Rumah Hakim Gara-Gara Mimpi, Kok Malah Dipuji Raja? 

Kemudian ditemukanlah sebuah gua. Kaum Quraisy terus memburunya, dan bahkan tidak segan-segan membunuhnya.

Lalu tiba-tiba ada seekor laba-laba di dalam gua yang ditempati Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan Abu Bakar. Serangga berkaki banyak itu pun kemudian berputar-putar, membentuk sebuah jaring. Di mana jaring tersebut biasanya dibuat sebagai perangkap mangsanya.

Atas izin Allah Subhanahu wa Ta'ala, ternyata jaring yang dibuat laba-laba tersebut untuk melindungi Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan Abu Bakar dari kejaran kaum kafir Quraisy. Akhirnya mereka selamat berkat perlindungan jaring laba-laba tersebut.

Baca juga: 2 Waktu Terkabulnya Doa di Hari Jumat, Kapan Saja? 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

مَثَلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْلِيَآءَ كَمَثَلِ ٱلْعَنكَبُوتِ ٱتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ ٱلْبُيُوتِ لَبَيْتُ ٱلْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Masalullazinattakhazu min dunillahi auliya'a kamasalil-'angkabut, ittakhazat baita, wa inna auhanal-buyuti labaitul-'angkabut, lau kanu ya'lamun

Artinya: "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui." (QS Al Ankabut: 41)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dihimpun dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, beberapa kitab tafsir menjelaskan bahwa rumah laba-laba rapuh karena tidak bisa melindungi dari panas, dingin, hujan, dan angin. Ia dianggap rapuh karena ringkih dan tidak kukuh. Begitulah yang diungkapkan dalam beberapa kitab tafsir.

Tapi, seorang profesor di bidang serangga mengatakan dalam salah satu bukunya bahwa dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala "seperti laba-laba yang membuat rumah" terdapat kemukjizatan ilmiah. Yang membangun rumah adalah laba-laba betina sehingga pada kata "membuat" (ittakhadzat) terdapat penanda perempuan (muannats) yang berupa huruf Ta' ta'nits.

Baca juga: Waspada! Buang Air Kecil dengan Cara Ini Bisa Timbulkan Azab dan Siksa Kubur 

Baca juga: Jadi Mualaf, Gadis Cantik Asal Prancis Ini Rasakan Ketenangan saat Ucap Syahadat 

Laba-laba betinalah yang merangkai rumah. Lalu ia mempersilakan laba-laba jantan untuk masuk seraya berdiri di depannya dengan gerakan-gerakan yang memesona dan nyanyian merdu agar si jantan mau masuk ke dalam rumah.

Setelah terjadi proses pembuahan, laba-laba betina akan memakan laba-laba jantan jika si jantan tidak berhasil melarikan diri. Si betina pun akan memakan anak-anaknya jika mereka tidak berhasil melarikan diri. Anak-anak laba-laba juga akan saling memakan satu sama lain.

Jadi, rumah laba-laba memang rumah "berantakan'' karena hubungan individu-individu di dalamnya rapuh, di samping bangunannya pun lemah. Dengan demikian, Alquran mengumpulkan dua kelemahan rumah laba-laba dalam satu perkataan saja.

Kemudian baru-baru ini terungkap bahwa jaring laba-laba tidak bisa bertahan lebih dari satu malam. Setelah semalam ia tidak bisa bertahan lebih dari satu malam. Setelah semalam ia tidak bisa lagi digunakan untuk berburu mangsa karena telah mengering dan zat pelengketnya tidak lengket lagi.

Baca juga: 5 Kurma yang Sering Dimakan saat Berbuka Puasa, Mana Favoritmu? 

Baca juga: 8 Sunah di Hari Jumat Berkah yang Sayang jika Dilewatkan, Berpahala Sangat Besar 

Jaring laba-laba pun rusak ketika fajar menyingsing, setelah ia menunaikan tugasnya pada waktu malam. Jadi, rumah laba-laba adalah rumah yang sangat rapuh, sebuah rumah yang hanya mampu bertahan paling lama satu malam saja.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini