Arahan Dirjen PHU juga meminta Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (UHK) untuk melihat kondisi dan kapasitas Ashaj bekasi jika benar-benar nanti akan mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19.
"Saya dan Direktur UHK ditugaskan untuk meninjau keadaan dan kapasitas kesiapan, kebersihan dan lain sebagainya sampai menunggu rekomendasi dari satgas covid, maka kita berbenah dan saya minta Ashaj Bekasi menata dari beberapa sisi antara lain: jumlah kesiapan kamar, atur alur pintu masuk, penataan ulang kamar, terpenuhi hal-hal pokok (air, lampu, udara dan sirkulasi udara, kebersihan) sehingga nanti jika satgas melihat kesiapan kita maka kita sudah siap," imbaunya.
Baca juga: Abu Nawas Beri Jawaban Cerdas soal Telur dan Ayam, Raja pun Kebingungan, Terpaksa Kasih Hadiah
Baca juga: Khamr Tersedia untuk Penghuni Surga? Ini Kata Ustadz dr Zaidul Akbar
Di akhir arahannya, Saiful berharap Ashaj Bekasi bisa memberikan fasilitas senyaman mungkin kepada jamaah umrah jika nantinya benar-benar digunakan sebagi tempat karantina.
"Silakan semua dikoordinasikan atau dirapatkan dengan berbagai pihak dan tata ulang yang perlu ditata. Mobilisasi seperti apa, bikin kerja sama dengan rumah sakit dan klinik untuk menghadirkan dokter, dan intinya usahakan asrama haji senyaman mungkin," tukasnya.
(Hantoro)