Share

Aa Gym: Haji Metaverse Tidak Sesuai Tuntunan Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 614 2545677 aa-gym-haji-metaverse-tidak-sesuai-tuntunan-rasulullah-KfZjKBuY8K.jpg Aa Gym memberikan pandangan terkait rencana haji metaverse. (Foto: YouTube Aa Gym Daily Vlog)

KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym menanggapi terkait rencana Pemerintah Arab Saudi membuat proyek haji metaverse bernama Virtual Black Stone Initiative. Menurut Aa Gym, sebetulnya umat Islam tidak usah rumit memikirkan hal ini. Tinggal menunggu kepastian fatwa yang nantinya dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah berkumpulnya para ulama yang memiliki ilmu dan wawasan luas tentang solusi memecahkan masalah.

Selain itu, lanjut Aa Gym, MUI memiliki kapabilitas serta otoritas untuk memberikan fatwa. Sehingga, umat Islam Tanah Air diminta tidak berlebihan menilai terkait rencana adanya haji metaverse itu.

Baca juga: Heboh Haji Metaverse, Ini Pendapat Beragam Para Ulama Indonesia 

Akan tetapi jika benar adanya haji nantinya dilakukan secara virtual, maka sudah ada aturan berserta hukumnya yang jelas di dalam Islam.

"Kita sebagai umat lebih mudah dengan adanya fatwa ulama ini. Adapun pendapat pribadi, tentu saja ibadah itu ada aturan yang sangat jelas dalam Islam," kata Aa Gym saat dihubungi MNC Portal, Kamis 11 Februari 2022.

Lebih lanjut kata Aa Gym, adapun adanya metaverse ini tampaknya masih tidak sesuai dengan tuntunan ibadah haji yang sudah dicontohkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassallam.

Baca juga: Muhammadiyah Tegaskan Haji Metaverse Tidak Sah, Ini Alasannya 

Hal ini dikarenakan semua tuntunan tentang haji dan umrah sudah jelas tertulis di dalam Alquran dan hadis. Para jamaah harus datang langsung ke Tanah Suci, melakukan serangkaian ibadah menurut Islam. Lain halnya dengan virtual, maka esensi atau nilainya masih dipertanyakan.

"Tetapi untuk menjadi amal ibadah yang sempurna, tentu harus dicontoh apa yang ada di dalam Islam," terang Aa Gym.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Akan tetapi apabila adanya haji dan umrah melalui metaverse itu sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan bukan tujuannya untuk pelaksanaan ibadah, maka kegiatan tersebut masih memungkinkan untuk dilakukan oleh umat.

"Adapun melihat keadaan Tanah Suci, maupun Arafah maupun di Mina lewat virtual, untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan, itu masih memungkinkan," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Heboh Haji Melalui Metaverse, MUI: Bila Menganggapnya Ibadah Maka Bid'ah Dholalah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini